Dukung Pemerintah Pusat, Wawali Sofyan Edi Ajak FKUB Kuatkan Ekosistem.

Selasa, 26 Oktober 2021

Malangpariwara.com – Wakil Walikota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, hadir dalam Kegiatan Fasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang. Kegiatan ini bertempat di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, pada Selasa (26/10/21).

Dalam kegiatan ini, nampak hadir Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Rinawati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan, Achmad Mabrur, Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik, serta jajaran pengurus FKUB dan Anggota Dewan Penasehat.

Kegiatan ini digelar dalam rangka melakukan evaluasi kegiatan FKUB selama tahun 2021, mempersiapkan agenda-agenda yang akan dilaksanakan pada tahun 2022, dan mengevaluasi kekurangan-kekurangan agar nantinya dapat dibenahi.

Salah satu poin yang dibahas adalah penguatan program kerja tahun 2022 yang sejalan dengan Tahun Toleransi Beragama sebagaimana dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.

“Tentu Pemkot bersama Bakesbangpol, Kesra, maupun Kementrian Agama akan mendukung, memfasilitasi agenda-agenda yang telah dirancang oleh Ketua dan Pengurus FKUB. Kami mendengarkan masukan-masukan juga dari penasehat tadi. Banyak hal dari masukan-masukan, intinya Pemerintah siap support,” urai Wawali Sofyan Edi yang sekaligus Ketua Dewan Penasehat FKUB ini.

Wawali saat memberi sabutan (ist)

Bung Edi, sapaan akrab Wawali Kota Malang, turut menyampaikan perlunya membangun bersama ekosistem ketahanan, kerukunan, dan ketertiban dalam konteks umat beragama di Kota Malang. Salah satunya dengan mengkolaborasikan berbagai potensi yang ada di Kota Malang.

“Konteksnya adalah terwujudnya kerukunan warga masyarakat Kota Malang. Khususnya dari kelompok masyarakat umat beragama. Langkah-langkahnya seperti apa? Kita mesti bangun lagi, kolaborasi dengan seluruh potensi di Kota Malang,” ucap Bung Edi.

Potensi tersebut, imbuhnya, antara lain Kota Malang yang eksis sebagai Kota Pendidikan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, teritorial Kota Malang, kehadiran tokoh agama maupun tokoh masyarakat yang harus terus dikolaborasikan.

Terakhir, Bung Edi turut mengapresiasi kinerja FKUB, dalam melaksanakan dengan baik berbagai program selama periode 2020-2021. Dan berharap agar masukan yang didapat pada kegiatan ini dapat diterapkan di tahun berikutnya.

“Tadi juga membicarakan kegiatan-kegiatan di tahun 2022. Sambil kita mendengarkan masukan dan saran yang berkembang, yang itu semua adalah tantangan yang harus dihadapi di tahun 2022,” jelasnya. (Djoko Winahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *