Hindari Macet saat Tahun Baru, Dishub Kota Malang Himbau Warga Gunakan Trans Jatim

Malangpariwara.com – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan serangkaian langkah pengendalian mobilitas untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat.

Salah satu yang dinilai ampuh, ialah dorongan agar warga beralih menggunakan transportasi publik, khususnya Trans Jatim, yang kembali diprediksi padat selama periode libur.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja, mengatakan penggunaan Trans Jatim terus menunjukkan tren meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Bahkan, pada jam-jam tertentu masyarakat sering kehabisan tempat duduk akibat tingginya minat penumpang.

Baca Juga:

Kadishub Kota Malang Tanggapi Keluhan Masyarakat Kesulitan Naik Bus Trans Jatim

“Penggunaan Trans Jatim itu juga sangat tinggi. Ini bagian dari evolusi. Apakah nanti harus bagaimana? Tentu itu kebijakan ada pada Pemerintah Provinsi. Kami tunggu, dan mudah-mudahan ini menjadi pilihan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya.

Widjaja menegaskan, penambahan armada maupun peningkatan layanan Trans Jatim sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dishub Kota Malang hanya menyampaikan catatan dan evaluasi mengenai melonjaknya kebutuhan transportasi publik tersebut.

Di sisi lain, Dishub Kota Malang juga mulai memetakan potensi titik-titik kepadatan selama libur akhir tahun.

Widjaja menyebut arus kendaraan dipastikan meningkat, terutama menuju pusat perbelanjaan, lokasi wisata, dan kawasan kuliner.

Menurutnya, meningkatnya kepadatan adalah bentuk aktivitas ekonomi dan wisata yang kembali bergerak. Namun tetap membutuhkan penanganan fasilitas pendukung, terutama perparkiran.

Hindari Macet saat Tahun Baru, Dishub Kota Malang Himbau Warga Gunakan Trans Jatim
Kadishub Kota Malang, Widjaja saat berbicara dengan awak media. (Djoko W)

“Kami mengupayakan dan mengoptimalkan kebersihan serta kesiapan kantong parkir yang kami miliki. Kami juga berharap masyarakat tidak memaksakan diri parkir di tempat tujuan jika sudah penuh. Silakan cari tempat parkir lain dan jalan kaki sedikit tidak masalah,” jelas Widjaja.

Dishub Kota Malang juga mengimbau warga memilih moda transportasi publik bila ingin perjalanan lebih aman dan lancar selama libur Nataru.

Trans Jatim disebut menjadi salah satu opsi terbaik bagi warga yang ingin menghindari kemacetan.

“Kami akan sampaikan evaluasi ini kepada pimpinan. Tapi kebijakan sepenuhnya ada di provinsi. Kami di kota hanya mendukung dan mengoptimalkan fasilitas yang ada,” tutup Widjaja. (Djoko W)