Semarak Hardiknas, UMM Gelar Kejuaraan Karate Nasional Rektor Cup 2026

Malangpariwara.com – Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk menggelar ajang olahraga prestisius bertajuk Rektor Cup Open Karate Championship 2026, Sabtu (2/5/2026).

Bertempat di Dome UMM, kejuaraan ini menghadirkan ratusan atlet karate dari berbagai daerah yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas matras.

Sambutan Rektor UMM, Nazaruddin Malik.(Djoko W)

Rektor UMM, Nazaruddin Malik, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Ia menyebut, olahraga bela diri seperti karate memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta ketangguhan mental generasi muda.

Menurutnya, semangat Hari Pendidikan Nasional sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga, yakni kerja keras, sportivitas, dan pantang menyerah.

Dari ajang ini, UMM berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

UMM juga mengapresiasi dukungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia yang telah memberikan izin serta dukungan terhadap terselenggaranya kejuaraan tersebut.

Ke depan, kampus ini berkomitmen menjadikan ajang Rektor Cup sebagai agenda rutin tahunan dalam kalender olahraga karate nasional.

Ketua panitia pelaksana, Ary Bakhtiar, menjelaskan bahwa kejuaraan ini dirancang sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengasah aspek mental, intelektual, hingga spiritual para peserta.

“Kejuaraan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pengembangan bagi atlet. Kami ingin berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara karakter,” ujarnya.

Komite beregu putra sebagai pertandingan pembuka sebelum diresmikan Rektor UMM.(Djoko W )

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah keikutsertaan. Sebanyak 825 atlet dari 63 kontingen ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Mereka berlaga di 974 nomor pertandingan yang terbagi dalam berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga senior.

Peserta datang dari berbagai wilayah, di antaranya Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, mewakili dojo, klub, maupun pengurus cabang FORKI.

Melalui kejuaraan ini, UMM kembali menegaskan perannya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus pembinaan generasi muda.

Ajang ini diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet karate berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi, sekaligus membentuk pribadi tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan.(Djoko W)