Revitalisasi Digelontor Rp 3,2 Miliar, Pasar Kebalen Masih Sepi dan Pedagang Bertahan di Bahu Jalan

Malangpariwara.com – Meski telah direvitalisasi dengan anggaran sebesar Rp 3,2 miliar pada 2023 lalu, bangunan Pasar Kebalen Kota Malang hingga kini masih sepi peminat.

Sebagian besar pedagang justru memilih berjualan di bahu jalan, kondisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi salah satu penyebab kemacetan di kawasan tersebut.

Pemandangan itu terlihat di sepanjang Jalan Zaenal Zakse. Deretan lapak pedagang memenuhi sisi jalan karena dinilai lebih menguntungkan dibandingkan berjualan di dalam area pasar yang minim pengunjung.

Koordinator Pedagang Pasar Kebalen, M. Salam, mengatakan fenomena pedagang berjualan di luar area pasar bukan hal baru. Menurutnya, kondisi tersebut sudah terjadi sejak era kepemimpinan Wali Kota Samto pada periode 1988–1998.

“Sejak dulu banyak lapak di dalam pasar yang tidak ditempati. Faktor utamanya karena pengunjung enggan masuk ke area pasar, sehingga pedagang perlahan bergeser ke luar untuk mendekati pembeli,” ujar Salam saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2026).

Minimnya aktivitas perdagangan di dalam pasar membuat fungsi bangunan mulai bergeser.

Sejumlah lapak di lantai dua yang seharusnya digunakan untuk berdagang kini dimanfaatkan sebagai gudang atau tempat penyimpanan toko onderdil dan konveksi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, gedung pasar dua lantai tersebut tampak lengang meski fasilitas lapak telah tertata rapi pasca revitalisasi.

Pada siang hari, aktivitas jual beli di dalam gedung nyaris tidak terlihat, berbanding terbalik dengan ramainya pedagang di sepanjang jalan raya.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai mengambil langkah penataan melalui kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL).

Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain pembatasan jam operasional pedagang di bahu jalan guna mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Kebalen.

Selain itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang juga akan melakukan relokasi secara bertahap dengan mengarahkan pedagang yang memiliki surat resmi kepemilikan lapak untuk kembali menempati area di dalam pasar.

Pemkot Malang juga berencana mengoptimalkan fungsi Pasar Kebalen dengan mengkaji ulang tata kelola pasar agar lebih menarik bagi masyarakat dan mampu meningkatkan kembali aktivitas perdagangan di dalam area resmi pasar.(Djoko W)