Malangpariwara.com – Upaya menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat karakter generasi muda terus dilakukan jajaran TNI melalui kegiatan pembinaan teritorial. Salah satunya dilakukan Babinsa Kelurahan Bareng Koramil 0833-01/Klojen yang memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang, Selasa (26/05).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut berlangsung penuh antusias.
Para pelajar tampak aktif mengikuti materi yang disampaikan, mulai dari pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan semangat nasionalisme, hingga membangun kedisiplinan dan karakter generasi muda yang berakhlak serta bertanggung jawab.
Babinsa Kelurahan Bareng, Serda Putu, mengatakan bahwa pemberian wawasan kebangsaan kepada kalangan pelajar merupakan bagian dari peran TNI AD dalam membina generasi penerus bangsa agar memiliki semangat bela negara dan rasa cinta tanah air yang kuat.
“Melalui kegiatan Wasbang ini, kami berharap para siswa memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, disiplin dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu menjadi generasi muda yang membanggakan bangsa dan negara,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, generasi muda perlu dibekali pemahaman kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif yang dapat mengikis nilai persatuan dan identitas bangsa.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi sesi interaktif dan motivasi yang bertujuan membangun rasa percaya diri para siswa serta menumbuhkan semangat belajar dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Pembinaan wawasan kebangsaan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, memiliki etika, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan adanya kegiatan Wasbang ini, diharapkan siswa-siswi SRMA 22 Kota Malang semakin memahami nilai-nilai kebangsaan dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(Djoko W)






