Waspada! Moda Penipuan Bansos PKH BPNT Gratis 900 Ribu Beredar di WA Malang

Malangpariwara.com – Pesan berantai mengatasnamakan bantuan sosial PKH BPNT cair senilai Rp900.000 kembali beredar di grup WhatsApp warga Malang.

Pesan itu mengklaim penerima “beruntung karena sudah komen di postingan” dan diminta mengklik link serta menginstal aplikasi agar dana cair “tanpa biaya apapun”.

Modus ini terdeteksi dari tangkapan layar yang beredar, Senin 21 April 2026.

Dalam pesan tersebut, pengirim mencantumkan link mencurigakan `obsidian.tutorialkita.net` dan meminta korban mengirim screenshot beserta nomor rekening atau akun Dana.

*3 Ciri Penipuan Bansos yang Harus Diwaspadai Warga:*

*1. Seleksi Tidak Masuk Akal*
Kemensos menegaskan, penerima PKH dan BPNT ditetapkan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial DTKS. Tidak ada istilah “komentar dapat bansos” atau “undian berhadiah” di media sosial.

*2. Meminta Instal Aplikasi & Data Pribadi*
Bansos resmi tidak pernah meminta masyarakat menginstal aplikasi dari link acak. Pencairan dilakukan melalui Kartu KKS Bank Himbara atau PT Pos Indonesia. Permintaan nomor rekening, KTP, dan kode OTP via chat adalah jebakan pencurian data.

*3. Link Bukan Domain Resmi*
Situs resmi cek bansos hanya `cekbansos.kemensos.go.id` dan aplikasi “Cek Bansos” milik Kemensos di Play Store. Link `tutorialkita.net` dalam pesan jelas bukan domain pemerintah .go.id`.

*Imbauan Resmi*

Warga diimbau tidak mengklik tautan, tidak menginstal aplikasi, dan tidak membagikan data pribadi kepada pihak tidak dikenal.

Jika menerima pesan serupa, segera blokir dan laporkan akun tersebut.

Untuk memastikan status penerima bansos, warga bisa cek mandiri lewat http://cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan NIK dan wilayah sesuai KTP.( Djoko W )