Otsuka dan TNGHS Perkuat Kolaborasi Konservasi Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat

Malsngpariwara.com – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat terus diperkuat PT Amerta Indah Otsuka melalui kolaborasi strategis dengan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di kawasan TNGHS, Sabtu (20/6/2026).

Penandatanganan perjanjian kerja sama yang berlangsung di kawasan TNGHS.( Ist)

Kerja sama ini menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan untuk mendukung konservasi lingkungan, pemulihan ekosistem hutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan konservasi.

Melalui kolaborasi tersebut, PT Amerta Indah Otsuka bersama Balai TNGHS akan menjalankan berbagai program berkelanjutan, mulai dari rehabilitasi ekosistem melalui adopsi pohon, edukasi lingkungan, hingga penguatan kapasitas kelompok tani hutan sebagai mitra pengelolaan kawasan.

Human Capital & Corporate Communications Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo, mengatakan bahwa keberlanjutan menjadi bagian penting dari perjalanan perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Sebagai perusahaan yang memiliki filosofi Otsuka-people creating new products for better health worldwide, kami percaya kesehatan manusia memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan lingkungan.

Melalui kolaborasi bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, kami ingin berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem, salah satunya melalui program adopsi pohon yang telah kami jalankan sejak 2012, sekaligus mendukung masyarakat sekitar kawasan hutan agar dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujar Sudarmadi.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut merupakan upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama antara bisnis, lingkungan, dan masyarakat.

“Keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga alam, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Didid Sulastyo, S.Hut., M.Si., menyambut baik sinergi yang terjalin antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi tersebut.

Menurutnya, Taman Nasional Gunung Halimun Salak memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

“Kolaborasi dengan PT Amerta Indah Otsuka menjadi langkah positif dalam memperkuat upaya konservasi melalui pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Gammelan sebagai mitra pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Ketua KTH Gammelan, Uci, mengapresiasi kerja sama yang membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian kawasan hutan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain penandatanganan perjanjian kerja sama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman pohon secara simbolis sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung rehabilitasi kawasan hutan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Kolaborasi antara PT Amerta Indah Otsuka, Balai TNGHS, dan masyarakat sekitar kawasan diharapkan mampu menjadi model sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, lestari, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. ( Djoko W)