Bukan Sekadar Mahkota, Jihan Farah Siap Jadi Suara JKN di Kalangan Anak Muda

MALANGPARIWARA.COM  – Menjadi Duta Muda BPJS Kesehatan bukan sekadar soal mahkota atau gelar juara.

Bagi Jihan Farah (16), siswi SMA Brawijaya Smart School, predikat tersebut adalah tanggung jawab untuk membawa pesan tentang pentingnya kesehatan dan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lebih dekat dengan generasi muda.

Jihan terpilih sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Malang 2026 dalam Grand Final Pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan yang digelar Jumat (14/8).

Sementara posisi Runner Up diraih Estianty Nur Budiarto (15), siswi MAN 1 Kota Malang.

Kemenangan itu menjadi awal bagi Jihan untuk menjalankan peran yang lebih besar. Ia diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara BPJS Kesehatan dan kalangan remaja, terutama dalam menyampaikan informasi JKN dengan bahasa yang mudah dipahami dan dekat dengan keseharian mereka.

“Saya sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan kesempatan menjadi Duta Muda BPJS Kesehatan. Bagi saya, ini bukan hanya tentang menjadi pemenang, tetapi tentang bagaimana saya bisa membawa pesan positif mengenai kesehatan dan JKN kepada teman-teman dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami,” ujar Jihan.

Menurut Jihan, kesadaran menjaga kesehatan tidak seharusnya baru tumbuh ketika seseorang mengalami sakit.

Pemahaman tentang pola hidup sehat sekaligus pentingnya memiliki jaminan kesehatan perlu dikenalkan sejak usia muda.

Karena itu, ia ingin memanfaatkan perannya untuk mengajak lebih banyak teman seusianya mengenal JKN, memahami manfaatnya, sekaligus membangun kepedulian terhadap kesehatan.

“Saya ingin mengajak teman-teman untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Semoga melalui peran sebagai Duta Muda, saya bisa ikut mengajak lebih banyak anak muda untuk hidup sehat, mengenal JKN, dan menjadi bagian dari Generasi Sehat Indonesia Kuat,” katanya.

PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang Febby Mandolang mengatakan, keterlibatan anak muda menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi JKN.

Generasi muda dinilai memiliki ruang komunikasi yang kuat di lingkungan sekolah, keluarga, maupun komunitasnya.

“Duta Muda bukan sekadar sebuah predikat, tetapi menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam mengedukasi lingkungan sekitarnya. Kami berharap para Duta Muda mampu membawa pesan mengenai pentingnya JKN, hidup sehat, dan semangat gotong royong dengan cara yang kreatif dan relevan bagi generasi seusianya,” ujar Febby.

Ia menegaskan, edukasi mengenai jaminan kesehatan perlu dibangun sejak dini. Anak muda tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi, tetapi juga diberi ruang untuk menjadi penyampai pesan kesehatan kepada lingkungan terdekatnya.

“Generasi muda hari ini merupakan bagian penting dari keberlanjutan Program JKN di masa depan. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi penyampai pesan positif tentang kesehatan dan JKN kepada lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Pemilihan Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Malang 2026 sendiri tidak berhenti pada kemampuan tampil di hadapan publik.

Para peserta mengikuti rangkaian seleksi hingga Grand Final dengan bekal kemampuan komunikasi, pemahaman tentang JKN, serta kepedulian terhadap isu kesehatan.

Febby mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti proses tersebut. Menurutnya, keberanian untuk tampil, belajar, dan mengambil peran dalam edukasi kesehatan merupakan bagian penting dari pengalaman para finalis.

“Selamat kepada Jihan dan Estianty. Namun yang terpenting, seluruh finalis adalah pemenang karena telah berani belajar, berproses, dan mengambil peran. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” pungkas Febby.

Kini, tantangan Jihan bukan lagi sekadar mempertahankan predikat sebagai Duta Muda. Ia dituntut membuktikan bahwa gelar tersebut dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata: mengajak teman sebaya lebih peduli terhadap kesehatan, memahami JKN, dan menyebarkan informasi yang benar.

Mahkota telah diraih. Berikutnya, Jihan harus membuktikan bahwa suaranya mampu didengar dan memberi manfaat bagi generasi muda.( Djoko W)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *