Jangan Tunggu Sakit, Paksi Ingatkan Pentingnya JKN Tetap Aktif

MALANGPARIWARA.COM – Sakit tidak pernah datang dengan pemberitahuan. Hari ini tubuh terasa sehat, aktivitas berjalan normal, tetapi kondisi bisa berubah kapan saja.

Kesadaran itulah yang membuat Masjiddi Paksi Silalovas, yang akrab disapa Paksi, memilih tidak menunggu sakit untuk memikirkan perlindungan kesehatan.

Bagi Paksi, memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif merupakan bagian dari persiapan yang harus dilakukan justru ketika tubuh masih sehat.

“Kalau menurut saya, sakit itu tidak ada di kalender. Kita tidak pernah tahu kapan sakit datang dan kapan kita membutuhkan pelayanan kesehatan. Jadi, selagi masih sehat, lebih baik kita sudah mempersiapkan diri dengan memastikan JKN tetap aktif,” ujar Paksi.

Sebagai anak muda yang masih aktif menjalani berbagai aktivitas, Paksi menyadari bahwa usia bukan jaminan seseorang terbebas dari risiko kesehatan.

Anggapan bahwa jaminan kesehatan baru diperlukan ketika memasuki usia tertentu, menurutnya, justru dapat membuat seseorang terlambat bersiap.

“Kadang anak muda merasa karena masih muda dan sehat, jadi belum membutuhkan jaminan kesehatan. Padahal kita tidak pernah tahu apa yang terjadi besok. Lebih baik sudah punya persiapan daripada baru memikirkan perlindungan ketika sakit,” tuturnya.

Kesadaran Paksi tidak berhenti pada sekadar memiliki kartu JKN. Ia menilai yang tidak kalah penting adalah memastikan kepesertaan dalam kondisi aktif sehingga dapat digunakan ketika sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Jangan hanya punya kartunya, tapi pastikan kepesertaannya aktif. Sekarang untuk mengecek status kepesertaan juga semakin mudah. Jadi, tidak ada salahnya sesekali memastikan JKN kita tetap aktif,” katanya.

Menurut Paksi, langkah sederhana tersebut seharusnya menjadi kebiasaan, khususnya bagi generasi muda dengan mobilitas dan aktivitas yang tinggi.

Perlindungan kesehatan tidak seharusnya baru diperhatikan setelah masalah kesehatan muncul.

Ia pun mengajak anak muda untuk mengubah cara pandang terhadap jaminan kesehatan. Bukan karena sedang sakit, melainkan karena memahami bahwa risiko kesehatan dapat muncul tanpa mengenal usia maupun waktu.

“Jangan tunggu sakit baru ingat JKN. Selagi sehat, pastikan kepesertaan tetap aktif. Karena sakit memang tidak pernah punya jadwal di kalender,” pungkasnya.

Bagi Paksi, menjaga kepesertaan JKN tetap aktif adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri. Ketika kondisi kesehatan masih baik, saat itulah persiapan justru perlu dilakukan.

“Buat saya, JKN bukan sesuatu yang baru dipikirkan ketika sakit datang. Justru saat kita masih sehat seperti sekarang, itulah waktu yang tepat untuk memastikan perlindungan kesehatan sudah siap. Karena kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan, yang pasti sakit tidak pernah melihat kalender,” tutup Paksi.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *