Grand Mercure Malang dan Omah Gembira Perkuat Layanan Ramah Disabilitas

MALANGPARIWARA.COM
Pelatihan bahasa isyarat bagi karyawan Grand Mercure Malang Mirama diarahkan untuk menghapus hambatan komunikasi dengan tamu tuli.

Bekerja sama dengan Yayasan Omah Gembira, hotel tersebut menggelar Indahnya Bincang Isyarat dan kelas bahasa isyarat gratis bagi heartists serta masyarakat umum, Jumat (19/9/26), sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan yang lebih inklusif.

Kegiatan tersebut membahas advokasi hak kerja teman tuli dan pelayanan ramah disabilitas.

Asyiknya para peserta mengikuti pelatihan bahasa isyarat.(Djoko W)

Para heartists sebutan karyawan hotel dibekali dasar bahasa isyarat serta etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas rungu agar pelayanan lebih mudah diakses.

“Sebagai hotel yang berkomitmen menerapkan prinsip ramah disabilitas, kami percaya bahwa pelayanan terbaik berasal dari pemahaman dan kesetaraan. Melalui kolaborasi dengan Omah Gembira ini, kami ingin memastikan seluruh heartists siap memberikan pelayanan yang inklusif bagi seluruh tamu tanpa terkecuali,” ujar Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi.

Ketua Yayasan Omah Gembira, Riza Agung, mengatakan inklusivitas tidak cukup diwujudkan melalui fasilitas fisik, tetapi juga komunikasi dan empati.

“Inklusivitas bukan sekadar menyediakan fasilitas fisik, tetapi bagaimana kita mampu berkomunikasi dan membangun empati tanpa hambatan. Kolaborasi bersama Grand Mercure Malang Mirama ini menjadi langkah nyata dalam membuka ruang kesetaraan,” ujarnya.

Selain pelatihan, kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi tentang pentingnya fasilitas publik dan akomodasi yang semakin aksesibel bagi penyandang disabilitas di Kota Malang.

Grand Mercure Malang Mirama berharap kolaborasi ini mendorong semakin banyak pelaku industri hospitality menerapkan pelayanan yang inklusif dan ramah bagi semua.(Djoko W)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *