Emil Dardak Ajak Ning Lia di Grahadi: Kita Sama-sama Bangun Jawa Timur

SURABAYA, MALANGPARIWARA.COM – Nama Dr. Lia Istifhama, M.E.I. atau Ning Lia tiba-tiba menjadi sorotan saat Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan sambutan dalam Pengukuhan Pengurus ICMI Orwil Jatim 2024–2031 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Di tengah forum yang mengusung tema “Mengembangkan Peran Intelektual sebagai Panutan yang Inklusif dan Transformatif Menuju Indonesia Emas”, Emil secara khusus menyapa Ning Lia yang hadir di lokasi.

“Saya lihat di sini ada Ning Lia. Senator kita, suara terbanyak perempuan Jatim. Kita sama-sama membangun Jawa Timur. Untuk keberlanjutan Gerbang Baru Nusantara,” ujar Emil dari podium.

Sontak perhatian peserta tertuju kepada Ning Lia. Kamera mengarah kepadanya saat senator asal Jawa Timur itu tersenyum menerima sapaan Emil.

Penyebutan nama Ning Lia menjadi menarik karena Emil mengaitkannya langsung dengan agenda pembangunan Jawa Timur.

Pesan yang disampaikan bukan sekadar sapaan personal, tetapi menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dalam membangun daerah.

Forum ICMI sendiri menempatkan kaum intelektual sebagai salah satu kekuatan strategis dalam menghadapi perubahan.

Gagasan, pengetahuan, dan jejaring intelektual diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ning Lia merupakan anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Timur. Ia memperoleh dukungan besar dalam Pemilu 2024 dan menjadi salah satu senator perempuan yang mendapat perhatian publik di Jatim.

Sementara Emil menegaskan bahwa pembangunan Jawa Timur membutuhkan keterlibatan banyak unsur.

Pemerintah, akademisi, intelektual, legislator, dan kelompok masyarakat memiliki ruang untuk berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing.

Pesan tersebut menjadi relevan dengan agenda Indonesia Emas 2045.

Tantangannya bukan hanya menghasilkan gagasan, tetapi memastikan gagasan tersebut bertemu dengan kebijakan dan kebutuhan masyarakat.

Dari podium Grahadi, satu kalimat Emil menjadi penanda: “Kita sama-sama membangun Jawa Timur.”

Sebuah ajakan terbuka bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi lintas peran dan lintas generasi.(Djoko W)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *