MALANGPARIWARA.COM – Semangat menjaga persaudaraan dan silaturahmi terus dirawat para alumni SMA Islam ’87 melalui agenda wisata religi bertajuk “Seduluran Saklawase”.
Kegiatan selama dua hari satu malam itu membawa para alumni menempuh perjalanan dari Malang menuju sejumlah destinasi religi dan wisata di Solo dan Jogjakarta.

Koordinator wisata religi, Hushein, Djoko W, Irwan, Yudi, Nacenk, Rahmad Lobdo, Neni dan Kentik, mengungkapkan rasa syukur karena rencana perjalanan yang digagas dalam waktu relatif singkat akhirnya dapat diwujudkan.
“Alhamdulillah, puji syukur rencana yang tidak begitu lama kita persiapkan akhirnya bisa terwujud. Semoga selama perjalanan semuanya berjalan lancar dan menyenangkan, sekaligus memberikan pengalaman baru yang bisa kita nikmati bersama-sama,” ujar para koordinator.
Menurut mereka, perjalanan tersebut bukan sekadar agenda wisata. Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum untuk kembali berkumpul, mempererat komunikasi dan menjaga ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak masa sekolah.
“Semoga perjalanan ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi seluruh teman-teman alumni. Yang paling penting, semoga kekeluargaan dan semangat Seduluran Saklawase tetap terjaga,” lanjutnya.
Rombongan dijadwalkan berkumpul di depan Kantor Arema Lama, kawasan Stasiun Malang, mulai pukul 05.30 WIB. Selasa(20/10/26).
Setelah pembagian makanan, sarapan dan doa bersama, perjalanan menuju Solo dimulai pukul 06.00 WIB.
Tujuan pertama adalah Masjid Sheikh Zayed Solo.
Rombongan diperkirakan tiba sekitar pukul 11.30 WIB untuk beristirahat, dilanjutkan salat Dhuhur berjamaah, foto bersama dan makan siang.
Sekitar pukul 13.45 WIB, perjalanan dilanjutkan menuju Jogjakarta.
Setiba di Jogja sekitar pukul 15.30 WIB, peserta melakukan check-in hotel dan beristirahat.
Malam harinya, agenda dilanjutkan dengan makan malam bersama ngobrol sendau gurau (ngakak bareng) sebelum peserta kembali beristirahat.
Memasuki hari kedua, Rabu (21/10/26) kegiatan dimulai sejak pagi dengan salat Subuh dan sarapan.
Setelah persiapan check-out, rombongan menuju Pasar Ngasem untuk menikmati suasana pagi Jogja.
Agenda dilanjutkan ke Pasar Beringharjo dan kawasan Malioboro hingga menjelang siang.
Peserta diberi kesempatan menikmati suasana kawasan tersebut secara bebas sebelum kembali berkumpul untuk melanjutkan perjalanan.
Menjelang siang, rombongan menuju Masjid Jogokariyan untuk melaksanakan salat Dhuhur bersama.
Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju Omah Cantrik Jogja untuk makan siang dan rekreasi.
Sekitar pukul 16.00 WIB, rombongan bertolak kembali menuju Malang. Perjalanan pulang diselingi agenda salat Magrib di rest area tol dan diperkirakan tiba di Malang sekitar pukul 21.00–22.00 WIB.
Bagi alumni SMA Islam ’87, perjalanan tersebut menjadi lebih dari sekadar agenda rekreasi. Dua hari perjalanan diharapkan menjadi ruang untuk melepas kerinduan, mempertemukan kembali teman-teman lama, berbagi cerita dan pengalaman, sekaligus memperkuat silaturahmi.
Semangat “Seduluran Saklawase” menjadi benang merah perjalanan. Setelah puluhan tahun melewati berbagai fase kehidupan, ikatan sebagai alumni diharapkan tetap menjadi ruang untuk saling menyapa, berbagi dan menjaga kebersamaan.

Para koordinator juga mengajak seluruh peserta menikmati perjalanan dengan penuh kebersamaan, tetap menjaga kesehatan dan mengikuti rangkaian kegiatan sesuai jadwal.
“Semoga perjalanan ini diberi kelancaran, kesehatan dan keselamatan. Semoga kita mendapatkan pengalaman baru, bisa bersenang-senang bersama, dan yang paling utama, persaudaraan Seduluran Saklawase tetap terjaga,” pungkas para koordinator.(Djoko W)






