Malangpariwara.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Telkom Group memastikan kesiapan penuh layanan telekomunikasi demi menjaga kelancaran konektivitas masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Direksi dan Dewan Komisaris Telkom Group ke Kota Malang.
Diantaranya Direktur Human Capital Management, Willy Saelan, M.A., dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini. Didampingi juga oleh Komisaris Independen Telkom Grup, Ira Noviarti.

Kunjungan Festive Season
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda tahunan Telkom Group dalam menghadapi periode festive season.
Yang identik dengan lonjakan trafik telekomunikasi, mobilitas masyarakat, serta meningkatnya kebutuhan layanan digital.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini, mengatakan kesiapan Nataru merupakan prioritas utama Telkom Group.
Karena layanan telekomunikasi menjadi kebutuhan vital masyarakat, terutama saat libur panjang.
“Setiap festive season atau di masa-masa penting seperti Nataru ataupun Lebaran, layanan telekomunikasi itu sangat diperlukan,” katanya.
“Jadi masyarakat yang merayakan festive season seperti Nataru ini. Mereka banyak melakukan kegiatan mudik, seperti itu bertemu dengan keluarga bersilaturahmi,” ujarnya.

Dian menjelaskan, Telkom Group telah melakukan pemetaan pergerakan masyarakat berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, termasuk jalur mudik dan destinasi tujuan liburan.
Dari pemetaan tersebut, Telkom Group menyiapkan kapasitas jaringan jauh hari agar mampu mengantisipasi lonjakan trafik.
Tak hanya dari sisi jaringan, Telkom Group juga memperkuat layanan pelanggan.
Selama periode Nataru, jumlah petugas layanan pelanggan disiagakan lebih banyak untuk memastikan keluhan maupun pertanyaan pelanggan dapat ditangani lebih cepat.
“Bukan cuma sebetulnya dari secara network saja yang kami persiapkan, tetapi juga dari sisi layanan customer service untuk para pelanggan. Jadi pada saat Nataru ini mereka juga disiagakan, kami menyiapkan lagi agent yang lebih banyak,” ujarnya.
“Sehingga kalau ada inquiries atau pertanyaan ataupun keluhan dari pelanggan itu bisa di-address atau bisa dilayani dengan lebih baik dan lebih cepat,” jelasnya.
Tantangan Telekomunikasi

Nataru, lanjut Dian, memiliki tantangan tersendiri karena masih adanya proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Kami juga mengusahakan perbaikan itu dilakukan dengan lebih cepat dan alhamdulillah kalau di Sumatera Utara dan Sumatera Barat itu hampir 100% sudah kembali,” ungkapnya.
Untuk mempercepat pemulihan, Telkom Group mengerahkan teknisi dari berbagai daerah, termasuk mengirimkan genset, baterai, hingga mobile BTS ke wilayah terdampak.
“Di dalam keterbatasan-keterbatasan tersebut semua insan Telkom Group, baik itu yang di Sumatera maupun dari daerah lain. Sekarang ini membantu untuk pemulihan kembali, baik itu mendeploy karyawan dari daerah-daerah lain ke sana. Teknisi-teknisi dari daerah lain ke arah Aceh, maupun juga peralatan-peralatan,” tegas Dian.

Selain peninjauan kesiapan Posko Nataru, kunjungan Direksi Telkom Group di Malang juga mencakup kunjungan ke AI Excellence Center Malang dan SMK Telkom.
Sebagai bagian dari komitmen pengembangan kapabilitas kecerdasan buatan dan inovasi digital nasional.
Tak hanya itu, Telkom Group juga menyerahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada pelaku UMKM binaan serta masyarakat terdampak bencana banjir. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. (Djoko W)






