Malangpariwara.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang dirangkai dengan tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) berlangsung hangat dan penuh keakraban, Minggu (15/2/2026).
Tasyakuran ini dilaksanakan di Markas PWI Malang Raya, Ruko Istana Gajayana Blok B/10 Dinoyo, Kota Malang.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat.
Momentum ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus apresiasi terhadap peran strategis media dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pers dalam menjaga kondusivitas Kota Malang.
Menurutnya, media memiliki peran vital dalam menyampaikan informasi yang objektif, berimbang, serta edukatif kepada masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa profesionalisme wartawan, termasuk melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan.
Tanpa dukungan pers yang kompeten dan independen, pemerintah daerah tidak dapat bekerja maksimal dalam menyampaikan berbagai kebijakan kepada publik.
“Sinergi ini penting untuk mewujudkan Kota Malang yang asri, aman, sehat, resik, dan indah bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Penerimaan Penghargaan dari PWI Pusat
Pada kesempatan tersebut, Wahyu turut menyampaikan rasa syukur atas diraihnya Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat untuk Kota Malang.
Penghargaan itu diterimanya saat puncak peringatan HPN di Banten. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga insan pers.
“Ini bentuk apresiasi dari PWI. Kota Malang mampu menjadi kota budaya yang tidak hanya digemari anak-anak, tetapi juga dikenal hingga tingkat internasional. Mudah-mudahan kebudayaan Kota Malang terus dikenal dan dicintai warga Indonesia maupun dunia,” ungkapnya.
Wahyu juga berbagi cerita ringan saat proses penjurian penghargaan tersebut, termasuk momen kebersamaannya dengan budayawan Sujiwo Tejo.
Ia menyebut suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat kebudayaan.
“Saya sampaikan bahwa saya Arema, dan kebetulan Mas Sujiwo Tejo juga mengenakan kaos Arema,” tuturnya disambut senyum dan tawa hadirin.
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Malang terhadap insan pers.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus diperkuat guna menghadirkan informasi yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat.
Acara tasyakuran berlangsung sederhana namun sarat makna.
Kebersamaan yang terjalin menjadi cerminan kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pers, dan masyarakat.
Terutama dalam mendukung kemajuan serta citra positif Kota Malang di tingkat nasional maupun internasional. (Djoko W)





