Ngabuburun MRP UB Ajak Civitas Akademika Semarakkan Ramadan dengan Lari Sore

Malangpariwara.com – Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya (MRP UB) kembali menghadirkan suasana berbeda dalam menyemarakkan Ramadan melalui kegiatan Ngabuburun yang digelar Selasa (24/02/2026).

Mengusung konsep lari santai menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan ini menjadi pilihan alternatif ngabuburit yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga kampus.

Program yang dikemas dalam bentuk fun run tersebut dimulai pada pukul 15.55 WIB dengan registrasi peserta di halaman timur masjid.

Setelah pembukaan dan sesi pemanasan, para peserta mengikuti rute lari mengelilingi sejumlah titik di lingkungan kampus Universitas Brawijaya.

Sebelum kembali ke lokasi awal untuk pendinginan dan berbuka puasa bersama.

Hadirkan Kegiatan Ramadan Bermakna

Penanggung jawab kegiatan, Habibi, menjelaskan bahwa Ngabuburun lahir dari keinginan untuk menghadirkan aktivitas Ramadan yang lebih bermakna.

Ia menilai, waktu menjelang berbuka kerap diisi dengan kegiatan yang kurang produktif, sehingga diperlukan inovasi yang tetap menyenangkan namun bernilai positif.

“Kami ingin Ramadan di kampus terasa hidup. Lari sore ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana syiar dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga masyarakat umum.

Rute yang ditempuh peserta melintasi sejumlah fakultas dan gedung utama kampus, menciptakan suasana kebersamaan sekaligus memperkenalkan semangat hidup sehat di bulan suci.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Ketua Yayasan UB, Moch. Sasmito Djati. Ia menegaskan bahwa ibadah puasa tidak identik dengan berkurangnya produktivitas.

Menurutnya, aktivitas fisik tetap dapat dilakukan secara bijak, terutama menjelang waktu berbuka.

“Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan. Dengan pengaturan waktu dan kondisi yang tepat, kegiatan seperti ini justru membawa manfaat,” tuturnya.

Antusiasme Meningkat

Antusiasme peserta terlihat dari peningkatan jumlah pendaftar dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Salah satu peserta dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2023, Nasriani Purba, mengapresiasi penyelenggaraan tahun ini yang dinilai lebih tertata berkat sistem registrasi yang jelas.

Ia berharap ke depan Ngabuburun dapat menjadi agenda rutin tahunan dengan dukungan yang lebih luas dari universitas. Sehingga semakin banyak civitas akademika yang terlibat.

Melalui kegiatan ini, MRP UB menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat ibadah. Tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan kreativitas mahasiswa.

Ngabuburun menjadi bukti bahwa Ramadan dapat dijalani dengan semangat aktif, sehat, dan penuh kebersamaan di lingkungan kampus. (Djoko W)