Malangpariwara.com – Program mudik gratis kembali digelar oleh Perum Jasa Tirta (PJT) 1 pada tahun 2026. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan memberangkatkan ratusan pemudik menuju berbagai kota di Pulau Jawa menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Program tahun ini mengambil tema “Mudik Gratis Aman 2026 berbagi harapan bersama Jasa Tirta 1.”
Mudik Gratis ini diberangkat langsung oleh Direktur Utama Jasa Tirta 1, Fahmi Hidayat, didampingi jajaran pimpinan, Selasa pagi (17/03/2026).
Direktur PJT I, Fahmi Hidayat, menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian BUMN kepada masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Dukungan BUMN Kepada Masyarakat
Menurutnya, BUMN tidak hanya berperan sebagai pencipta kesejahteraan dan inovasi. Tetapi juga hadir memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama pada momentum penting seperti mudik Lebaran.
“BUMN berupaya memfasilitasi masyarakat agar bisa mudik dengan nyaman dan aman. Sehingga dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Pada tahun ini, PJT I memberangkatkan 377 pemudik menggunakan 10 armada bus, terdiri dari 8 bus besar berkapasitas 45 penumpang dan 2 bus tanggung berkapasitas 30 penumpang.
Pemberangkatan dilakukan dari dua titik, yakni Jakarta dan Malang.
Dua bus diberangkatkan dari Jakarta dengan rute Jakarta–Solo–Surabaya–Malang, sedangkan delapan bus lainnya berangkat dari Kantor Pusat PJT I di Malang menuju sejumlah kota tujuan.
Beberapa kota tujuan diantaranya:
1. Bandung
2. Jakarta
3. Ngawi, Madiun, Ponorogo
4. T Agung, Trenggaleng
5. Bantuwangi, Jember
6. Purwokerto
7. Semerang Via Solo
8. Semarang Via Tuban
Peningkatan Layanan Bus

Fahmi menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat peningkatan layanan dibanding tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu hanya melayani sembilan tujuan, kini bertambah menjadi sepuluh tujuan dengan tambahan armada bus.
Selain itu, berdasarkan evaluasi perjalanan tahun sebelumnya, keberangkatan tahun ini dijadwalkan lebih pagi agar para pemudik dapat tiba di tujuan lebih cepat dan tidak sampai larut malam.
“Dengan keberangkatan lebih pagi, kami berharap para pemudik bisa sampai di kota tujuan sebelum malam sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman,” katanya.

Untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, PJT I juga membagikan goodie bag kepada para peserta mudik.
Yang berisi bantal perjalanan, kue kaleng, roti, nasi, air mineral, serta obat-obatan ringan seperti obat diare, masuk angin, sakit kepala, dan maag.
Selain itu, sebelum keberangkatan seluruh kru bus menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter perusahaan.
Meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kondisi fisik guna memastikan keselamatan selama perjalanan.

Salah satu peserta mudik gratis, Sumaryono, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Pegawai PPPK Kecamatan Klojen tersebut bahkan telah dua kali mengikuti mudik gratis yang diselenggarakan PJT I.
Ia mengatakan proses pendaftaran cukup mudah, yakni dengan mengikuti informasi melalui media sosial PJT I, kemudian mendapatkan notifikasi melalui WhatsApp untuk proses registrasi.
“Tahun ini saya ikut mudik gratis untuk pulang ke Banyuwangi. Program ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung setiap tahun,” ujarnya.
Melalui program ini, PJT I berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan sosial perusahaan di masa mendatang.
Kinerja perusahaan diharapkan Fahmi agar terus meningkat sehingga program-program sosial seperti mudik gratis dapat terus diperluas. (Djoko W)






