Malangpariwara.com – Pemerintah Kota Malang memastikan tidak ada kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur Lebaran.
Walikota Malang Wahyu Hidayat menegaskan seluruh pegawai harus langsung bekerja maksimal sejak hari pertama masuk.
Penegasan tersebut disampaikan usai apel pagi dan halalbihalal bersama jajaran pegawai di Balai Kota Malang, Rabu (25/4/26).
Ia menilai momentum kembali bekerja harus dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat pengabdian tanpa adanya masa transisi yang berlarut-larut.

Menurut Wahyu, kondisi wilayah Kota Malang yang relatif tidak terlalu luas serta mobilitas yang tinggi seharusnya mempermudah koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, ia menegaskan tidak ada alasan bagi ASN untuk menunda pelayanan kepada masyarakat.
“Hari pertama masuk ini harus langsung melayani masyarakat. Tidak ada WFH, semua wajib masuk dan berada di pos masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menambahkan akan melakukan pengecekan langsung ke OPD serta menerima laporan detail terkait absensi pegawai pada hari yang sama.
Selain memastikan kedisiplinan, Wahyu menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kerja. Langkah ini dilakukan agar suasana pelayanan kembali prima, bersih, dan nyaman bagi masyarakat yang datang mengurus keperluan administratif.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan jajarannya untuk segera mempersiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kota Malang yang akan datang.
Menurutnya, percepatan kinerja ASN menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dalam menyambut hari jadi kota tersebut.
“Pelayanan prima adalah bentuk komitmen kita kepada masyarakat. Setelah libur panjang, fisik dan mental seluruh ASN harus siap menjalankan program-program strategis,” pungkas Wahyu.(Djoko W,)





