Rector Cup UMM 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Mahasiswa Meriahkan Fun TAHES dan Penutupan Student Day

Malangapariwara.com – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka rangkaian Rector Cup 2026 melalui kegiatan Fun TAHES (Talent, Health and Sport) yang digelar di lingkungan kampus UMM, Jumat (6/6/2026) pagi.

Kegiatan yang diikuti sekitar 6.250 peserta itu menjadi penanda dimulainya ajang pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus menutup rangkaian program pembinaan mahasiswa baru melalui Student Day yang telah berlangsung selama satu semester.

 

Pembukaan acara diawali dengan senam bersama yang diikuti ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat sekitar kampus.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor UMM, Nazaruddin Malik, melalui penekanan tombol sirine sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kompetisi dan aktivitas Rector Cup 2026.

Sambutan Rektor UMM Nazaruddin Malik.(Djoko W)

Dalam sambutannya, Nazaruddin menegaskan bahwa Rector Cup bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, melainkan bagian dari tradisi akademik UMM yang dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa mengembangkan potensi di berbagai bidang, mulai olahraga, seni, hingga kreativitas lainnya.

“Rector Cup merupakan salah satu tradisi di UMM yang memberikan tempat bagi minat dan bakat mahasiswa. Kegiatan ini juga menandai berakhirnya tradisi akademik lain, yaitu Student Day, yang telah dilaksanakan selama satu semester untuk membekali mahasiswa baru dengan berbagai pengalaman sosial dan kemasyarakatan,” ujarnya.

Rektor menjawab pertanyaan wartawan.(Djoko W)

Menurut Nazaruddin, pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti Student Day menjadi modal penting dalam membangun kemampuan beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Karena itu, Rector Cup hadir sebagai ruang lanjutan untuk mengasah keterampilan sosial sekaligus memperkuat karakter mahasiswa melalui berbagai aktivitas kompetitif dan kolaboratif.

Sekitar 6.250 peserta yang hadir dalam Fun TAHES didominasi mahasiswa angkatan 2025.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan civitas akademika lainnya, mulai dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni dari berbagai fakultas yang turut meramaikan pembukaan.

Besarnya partisipasi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme warga kampus terhadap tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya akademik UMM.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Rector Cup juga menjadi momentum mempererat hubungan antar mahasiswa lintas program studi maupun dengan unsur kampus lainnya.

Nazaruddin menjelaskan bahwa pengembangan mahasiswa tidak cukup hanya melalui proses pembelajaran di ruang kelas.

Mahasiswa juga perlu mendapatkan pengalaman nyata dalam membangun jejaring sosial, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, dan mengelola dinamika kehidupan kampus.

“Melalui dua forum penting ini, yaitu Student Day dan Rector Cup, mahasiswa belajar melakukan interaksi sosial dengan sesama mahasiswa maupun civitas akademika lainnya. Dari proses itu akan tumbuh kedewasaan yang menjadi bekal penting ketika mereka terjun ke masyarakat,” katanya.

Selain diikuti peserta dari lingkungan kampus, pembukaan Rector Cup 2026 juga diramaikan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebagian besar merupakan binaan kemahasiswaan UMM, sementara lainnya berasal dari masyarakat sekitar kampus yang selama ini aktif berkolaborasi dalam berbagai kegiatan mahasiswa.

Keberadaan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya kampus membangun ekosistem yang melibatkan masyarakat sekitar sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar berwirausaha dan mengembangkan kreativitas ekonomi.

Lebih jauh, Nazaruddin menilai kegiatan Fun TAHES yang mengawali Rector Cup memiliki pesan penting tentang pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah aktivitas akademik yang padat.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual, tetapi juga kondisi fisik yang sehat dan produktif.

Karena itu, melalui kegiatan yang memadukan olahraga, kreativitas, dan kebersamaan tersebut, UMM berharap mampu menciptakan lingkungan kampus yang sehat sekaligus mendukung tumbuhnya generasi mahasiswa yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi kehidupan bermasyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

Dengan dibukanya Rector Cup 2026, berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan minat bakat mahasiswa akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan sebagai bagian dari komitmen UMM mencetak lulusan yang unggul secara akademik, matang secara sosial, dan kuat dalam karakter.(Djoko W)