Arief Wahyudi: Pasar Besar Kota Malang Harus Bisa Menjadi Destinasi Wisata Kota Malang

Pakai Kopiah Hitam Arief Wahyudi berdialog dengan para pedagang serta Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Besar H. Rif’an Yasin pakai Topi hitam

.

MALANG – Sehari setelah pengesahan APBD 2020 tgl 4 November yang lalu, Komisi B DPRD Kota Malang langsung tancap gas menjalankan sidak ke beberapa lokasi khusus yaitu ke Pasar Besar Kota Malang, ke jalan Simpang Sonokeling untuk melihat kasus asset Pemkot dan ke Alun Alun Mall yang akan berakhir perjanjian Bangun Guna Serah dengan pemerintah Kota Malang tgl 15 November 2020 mendatang.

.
Di pasar Besar rombongan komisi B langsung mendatangi kantor pasar yang terletak di lantai 3 untuk meminta gambaran kondisi pasar Besar dan diterima oleh Kepala Pasar. Setelah mendapat penjelasan dari kepala pasar rombongan menyusur lorong lorong pasar dan berdialog dengan para pedagang serta bertemu dan berdialog dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Besar yaitu Bapak H. Rif’an Yasin.

.
Dalam penjelasannya Abah Rif’an menyampaikan setelah kejadian kebakaran beberapa waktu yang lalu yang menyebabkan tidak beroperasinya Mall Matahari memang penurunan pengunjung pasar besar menurun cukup drastis.

.
Mewakili pedagang pasar besar, Abah Rif’an berharap segera ada langkah konkrit dari pemerintah untuk segera melakukan renofasi atas pasar besar pasca kebakaran.

.
Ketika ditanya wartawan renofasi yang dimaksudkan seperti apa, disampaikan bahwa hal tersebut terserah kepada keputusan Pemerintah yang sudah beberapa kali melakukan uji forensik atas kekuatan pasar besar pasca kebakaran.

.
” Kami ini manut saja kepada Pemerintah bagamana baiknya, yang penting segera dilakukan renofasi,” pinta Abah Rif’an mewakili suara pedagang pasar Besar Malang.

.
Ditempat yang sama Arief Wahyudi sebagai sekretaris komisi B menyampaikan keprihatinannya atas kondisi pasar Besar Kota Malang.

.
Bagamana tidak , pasar yang dulu menjadi ikon perbelanjaan di Malang Raya itu sekarang kondisinya sangat ketinggalan zaman, terkesan sumpek dan kumuh, sehingga membuat enggan Masyarakat untuk berkunjung.

.
“Kami berharap kepada Walikota untuk segera menuntaskan rencana renofasi atas pasar besar tersebut.
Ini masalah yang super prioritas menurut saya,” tegas Arief Wahyudi biasa Alumni FH UB ini di panggil AW.

.
Kerjasama antar stakeholder baik Pedagang, pengelolah parkir dan pemerintah untuk menjadikan pasar besar kembali hidup mutlak harus dilakukan.

.
Kedepan AW berharap, Pasar Besar Kota Malang bisa menjadi destinasi wisata Kota Malang seperti halnya pasar Klewer di Solo maupun pasar tanah Abang, pasar Mangga dua di Jakarta.

.
“Untuk itu segera lakukan koordinasi untuk menyusun program jangka pendek yaitu renofasi maupun jangka panjang yaitu membangun kembali pasar besar yang sudah berusia hampir 40 tahun setelah dibangun tahun 1982,” tambahnya.

.
Terakhir Arief Wahyudi SH menyampaikan,” Besok komisi B akan langsung melakukan rapat kerja dengan OPD terkait sehingg bisa langsung segera eksen bukan hanya sekedar sidak saja, kita harus cepat bergerak bekerja untuk kepentingan bersama,” Pungkasnya.(*) (JKW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *