Dosen FKH UB Sumbang Pikiran Dalam Tulisan di Kancah Internasional

Mangpariwara – Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB) Siska Aditya, Ph.D menyumbangkan buah pemikirannya bersama para pakar nutrisi ruminansia dalam sebuah buku berjudul “Improving Rumen Function” yang diterbitkan oleh penerbit dari Cambridge Inggris.

“Kebetulan supervisor S3 saya yang di invited untuk membuat buku. Namun saya yang diminta menulis, kebetulan ide dari saya, sehingga disini saya sebagai lead authors untuk chapter kami. Proses penulisan buku (submission-published) di vienna dan malang,” kata Sisko. Selasa (7/7/20).

Dalam tulisannya yang berjudul The Rumen as Modulator of Immune Function in Cattle, Sisko menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang diberikan pada hewan ruminansia, seperti sapi, kambing, dan domba juga dipengaruhi oleh mikrobiota Rumen.

“Rumen dan microbiota memainkan peran penting dalam memasok nutrisi penting, seperti energi, protein, mineral dan vitamin, serta membentuk sistem kekebalan sapi. Gangguan kesehatan rumen, seperti subakute rumen acidosis, menyebabkan dysbiosis ruminal yang memicu disfungsi pada penghalang epitel dan menyebabkan peradangan. Kondisi-kondisi ini bisa mengganggu metabolisme sistemik dan respons imun. Topik kami merangkum penelitian terupdate yang berkaitan dengan kesehatan rumen dan perannya dalam memodulasi metabolisme sistemik dan liver health. Disamping itu, kami juga mengulas efek episode subakute rumen acidosis yang berkepanjangan pada kesehatan ambing karena paparan jangka panjang LPS (Lipopolisakarida) yang bersifat toksik serta enyoroti peran sistemik LPS dalam merusak blood-milk barrier pada jaringan kelenjar susu,”beber Sisko.

Sisko berharap dengan diterbitkannya buku tersebut bisa menambah pengetahuan terkait fungsi rumen (nutrisi-microbiome-immunology) yang bisa digunakan sebagai salah satu sumber data untuk kalangan peneliti dan industri.

Selain Sisko, ada 20 lebih pakar ruminansia dunia seperti Chris McSweeney dari CSIRO, Australia, Rod Mackie is Professor of Microbiology at the University of Illinois at Urbana-Champaign, USA, dan Qendrim Zebeli, University of Veterinary Medicine Vienna, Austria dan juga peneliti lainnya dari INRA Perancis, USDA, Agrifood-Agriculture Canada, dan beberapa Universitas di Eropa dan USA yang turut terlibat dalam penulisan buku tersebut. ( JKW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *