Semangat Berkurban Menguat, PKS Kota Malang Tebar 7.124 Paket Daging hingga Pelosok Kota

Malangpariwara.com – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali menjadi momentum memperkuat nilai kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.

Di Kota Malang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas melalui penghimpunan, penyembelihan, dan pendistribusian hewan kurban yang menjangkau ribuan penerima manfaat.

Tahun ini, DPD PKS Kota Malang berhasil menghimpun 17 ekor sapi dan 111 ekor kambing yang kemudian dikelola secara terstruktur melalui lima Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang tersebar di seluruh wilayah Kota Malang.

Dari keseluruhan hewan kurban tersebut, PKS menghasilkan dan menyalurkan 7.124 paket daging kurban kepada masyarakat.

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, di acara tasyakuran Iduladha bersama awak media (Djoko W)

Ketua DPD PKS Kota Malang, M. Syaiful Ali Fatah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekurban yang telah mempercayakan amanah ibadah kurbannya melalui struktur partai.

Menurutnya, kepercayaan yang terus diberikan masyarakat menjadi tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh shohibul kurban yang telah mempercayakan hewan kurbannya kepada PKS. Amanah ini kami jaga dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Mengusung tema “Berkurban, Berbagi, dan Berdaya”, PKS Kota Malang tidak hanya menempatkan kurban sebagai ritual keagamaan semata.

Lebih dari itu, momentum Idul Adha dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pemerataan distribusi pangan dan pemberdayaan warga di tingkat akar rumput.

Pelaksanaan penyembelihan yang dilakukan secara mandiri di masing-masing DPC menjadi strategi untuk mempercepat distribusi sekaligus memastikan manfaat kurban dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Dengan pendekatan berbasis wilayah tersebut, proses penyaluran menjadi lebih efektif karena melibatkan kader, relawan, dan masyarakat setempat.

Ribuan paket daging kurban kemudian didistribusikan kepada pengurus struktur, anggota, simpatisan, serta masyarakat umum, terutama keluarga kurang mampu yang tersebar di berbagai sudut Kota Malang.

Kehadiran daging kurban di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan saat hari raya, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan rasa kebersamaan.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang bagi sebagian warga, distribusi kurban menjadi salah satu bentuk gotong royong sosial yang memiliki dampak nyata.

Melalui semangat berbagi tersebut, PKS ingin memastikan bahwa perayaan Idul Adha dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menariknya, capaian kurban tahun ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Jika pada tahun 2025 PKS Kota Malang menghimpun 19 ekor sapi dan 52 ekor kambing, maka pada Idul Adha 1447 H jumlah kambing yang terkumpul melonjak menjadi 111 ekor atau meningkat lebih dari dua kali lipat.

Peningkatan tersebut menjadi indikator tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berkurban sekaligus mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap sistem pengelolaan kurban yang dijalankan PKS Kota Malang.

Bagi partai ini, kurban bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari gerakan sosial yang mempertemukan nilai ibadah dengan pemberdayaan masyarakat.

Melalui ribuan paket daging yang disalurkan, PKS Kota Malang berharap semangat pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi inti Idul Adha dapat terus hidup di tengah masyarakat. Sebab, makna kurban sejatinya tidak berhenti pada penyembelihan hewan, tetapi berlanjut pada hadirnya manfaat yang dirasakan oleh sesama, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian.( Djoko W)