MALANGPARIWARA.COM — Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB) menegaskan komitmennya membangun lingkungan kampus yang aman, profesional, dan bebas dari perundungan maupun pelecehan seksual.
Penegasan itu disampaikan dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Rajawali 2026 di GOR Pertamina UB, Kamis (13/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, FTAB UB juga menyampaikan sikap tegas terhadap LGBTQ+ dan perilaku yang dinilai bertentangan dengan norma yang diterapkan di lingkungan kampus.

Dekan FTAB UB Prof. Yusuf Hendrawan, S.TP., M.App.Life.Sc., Ph.D., mengatakan komitmen terhadap kampus bebas perundungan menjadi bagian penting dari budaya akademik FTAB UB, terlebih fakultas tersebut menyandang predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Untuk zero bullying itu jelas karena kita predikat WBBM. Kita mengutamakan profesionalitas dan pelayanan, sehingga kita sangat menentang berbagai bentuk bullying, pelecehan seksual, maupun tindakan merugikan lainnya,” tegas Prof. Yusuf.
Ia menjelaskan, FTAB UB tetap menghargai keberagaman latar belakang mahasiswa, baik suku, bangsa maupun budaya. Namun, dalam penerapan norma dan tata nilai kampus, terdapat batasan perilaku yang harus dipatuhi seluruh sivitas akademika.
“Prinsipnya kita menerima perbedaan suku, bangsa, maupun budaya, tetapi kita tidak menerima penyimpangan,” ujarnya.
Menurutnya, sikap tegas tersebut tidak semata-mata diarahkan pada pemberian sanksi. FTAB UB juga menyiapkan mekanisme pembinaan dan pendampingan bagi mahasiswa yang menghadapi persoalan pribadi maupun psikologis.
Langkah itu dilakukan agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan penegakan aturan, tetapi juga memiliki ruang untuk memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan selama menjalani kehidupan akademik.
FTAB UB menyediakan layanan konsultan dan psikolog secara gratis melalui Unit Layanan Terpadu Kekerasan Perundungan dan Kekerasan Seksual (ULT KPK).
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa yang membutuhkan pendampingan.
“Kami menyediakan konsultan dan psikolog gratis di ULT KPK bagi adik-adik mahasiswa yang membutuhkan pendampingan,” kata Prof. Yusuf.
Dengan kebijakan tersebut, FTAB UB menegaskan ingin menciptakan lingkungan akademik yang menjunjung profesionalitas, memberikan rasa aman kepada mahasiswa, sekaligus memastikan aturan dan norma kampus diterapkan secara konsisten.
Komitmen tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan kepada 1.175 mahasiswa baru FTAB UB dalam rangkaian PKKMB Rajawali 2026.( Djoko W)






