BLITAR, MALANGPARIWARA.COM – Inovasi teknologi tepat guna mulai diterapkan Politeknik Negeri Malang (Polinema) untuk membantu meningkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya melalui program Pengabdian kepada Masyarakat di UD Wijayakusuma, Kelurahan Plosokerep, Kota Blitar, yang bergerak dalam produksi kue sagon kelapa.
Program yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 tersebut difokuskan pada pembenahan proses pengolahan bahan baku melalui penerapan mesin pengupas dan pemarut kelapa.
Teknologi tersebut dirancang untuk mempercepat pekerjaan, meningkatkan keseragaman hasil parutan, sekaligus mengurangi beban fisik pekerja.
Sebelumnya, proses pengupasan dan pemarutan kelapa di UD Wijayakusuma masih dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana.
Kondisi tersebut membuat proses penyiapan bahan baku membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar. Hasil parutan yang tidak selalu seragam juga berpotensi memengaruhi tekstur dan konsistensi mutu kue sagon.
Melalui program yang didanai DIPA Polinema, tim pengabdian merancang mesin pengupas sekaligus pemarut kelapa bermotor sesuai kebutuhan kapasitas produksi mitra.
Penggunaan mesin membuat proses pengolahan kelapa menjadi lebih cepat dan menghasilkan parutan dengan ukuran yang lebih seragam.

Ketua Tim Pengabdian Polinema, Hari Kurnia Safitri, S.T., M.T., mengatakan penerapan teknologi tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap efisiensi produksi.
“Penerapan alat pengupas dan pemarut kelapa ini diharapkan dapat mempersingkat waktu pengolahan bahan baku, mengurangi risiko kecelakaan kerja, serta membantu mitra menghasilkan parutan kelapa yang lebih seragam. Dengan demikian, kapasitas dan mutu produksi kue sagon dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Menurutnya, program tidak berhenti pada penyerahan mesin. Tim terlebih dahulu melakukan identifikasi kebutuhan, perancangan dan pengujian alat, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan serta pendampingan kepada pemilik dan pekerja UD Wijayakusuma.
Mitra juga mendapatkan pembekalan mengenai keselamatan kerja, perawatan berkala, pembersihan mesin, hingga penanganan gangguan teknis sederhana. Pendekatan tersebut dilakukan agar teknologi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
UD Wijayakusuma merupakan UMKM yang memproduksi kue sagon kelapa dengan berbagai varian rasa berbahan buah asli.
Dengan dukungan teknologi baru, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kualitas produk ketika permintaan meningkat.
Peningkatan efisiensi ini juga dinilai penting untuk menghadapi periode dengan permintaan tinggi, seperti Ramadan dan Idulfitri.
Proses pengolahan bahan baku yang lebih cepat memungkinkan UMKM merespons pesanan secara lebih efektif tanpa sepenuhnya bergantung pada tenaga manual.
Polinema berharap penerapan teknologi tepat guna tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi UD Wijayakusuma, tetapi juga memperkuat daya saing produk lokal.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, inovasi teknologi diharapkan mampu mendukung UMKM kue sagon khas Blitar berkembang dan memperluas jangkauan pasarnya.
Tim pengabdian Polinema dalam kegiatan ini terdiri atas Hari Kurnia Safitri, S.T., M.T., Dr. Beauty Anggraheny Ikawanty, S.T., M.T., Prof. Ir. Mohammad Noor Hidayat, S.T., M.Sc., Ph.D., Dr. Widjanarko, S.T., M.T., Dr. Muhamad Rifa’i, S.T., M.T., serta Evi Suwarni, S.AB., M.AB. (Djoko W)






