Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM, Pilihan Studi Prospektif di Era Analisis Risiko

Malangpariwara.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap tenaga profesional yang memiliki ketelitian tinggi dan kemampuan analisis risiko, Program Studi (Prodi) S1 Sains Aktuaria Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang hadir sebagai pilihan studi yang kian relevan.

Bernaung di bawah Departemen Matematika, prodi ini mulai menerima mahasiswa pada 2024 dan pada 2026 memasuki tahun ketiganya.

Keunggulan utama Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM terletak pada fokus kajian yang mengarah pada kebencanaan serta social security atau jaminan sosial.

Secara umum, ilmu aktuaria mempelajari pengelolaan risiko keuangan secara kuantitatif, terutama yang berkaitan dengan asuransi, pengelolaan dana, serta perhitungan risiko jangka panjang.

Koordinator Program Studi S1 Sains Aktuaria, Azizah, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa proses pembelajaran di prodi ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada penerapan praktis di dunia nyata.

“Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori aktuaria, tetapi juga diajak memahami bagaimana perhitungan risiko dan sistem jaminan sosial diterapkan dalam kehidupan. Hasil penelitian di bidang tersebut diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di kelas sehingga mahasiswa dapat memahami aplikasi ilmu aktuaria,” ujarnya.

Meski tergolong baru, prodi ini telah mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional maupun internasional. Mahasiswa S1 Sains Aktuaria FMIPA UM berhasil meraih bronze medal pada ajang internasional yang diselenggarakan oleh Universiti Teknologi MARA.

Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM, Pilihan Studi Prospektif di Era Analisis Risiko
Kelas Program Studi (Prodi) S1 Sains Aktuaria Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang.(Ist)

Selain itu, pada 2025 prodi ini juga meraih juara dua kategori program studi dan D4 dalam Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM.

Capaian tersebut tidak lepas dari beragam program pengembangan mahasiswa yang rutin digelar, seperti Actuarial Study Club (ASC), Actuarial Student Mobility Program (ASMP), Creative Research & Reasoning Club (CR2C), Ruang Aktuaria, Actuarial Research Program, ACTIV – Ruang Juara, International Workshop, Kelas Praktisi, hingga Meta-Kelas Responsi.

Dari sisi kerja sama, prodi ini aktif membangun jejaring dengan berbagai institusi strategis.

Di tingkat nasional, kolaborasi dilakukan bersama Mirae Asset Sekuritas, Persatuan Aktuaris Indonesia, serta Masyarakat Ilmu Aktuaria Indonesia. Sementara itu, di tingkat internasional, kerja sama dijalin dengan UiTM Malaysia melalui program student exchange dan student mobility.

Kurikulum Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM dirancang fleksibel sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu tujuh semester.

Materi pembelajaran mencakup mata kuliah dasar universitas, mata kuliah wajib program studi, serta mata kuliah pilihan dalam dua konsentrasi, yakni keuangan dan jaminan sosial serta asuransi umum.

Mahasiswa juga diberikan kesempatan mengambil mata kuliah lintas disiplin di luar program studi guna memperluas wawasan akademik.

Prospek karier lulusan prodi ini terbilang luas. Dengan bekal kemampuan analisis matematis dan statistik, lulusan berpeluang berkarier sebagai aktuaris, analis data, analis bisnis, hingga profesional di perusahaan teknologi dan sekuritas.

Selain itu, peluang di sektor investasi juga terbuka, seperti menjadi investment specialist maupun manajer investasi.

Pada 2026, Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM membuka kuota sebanyak 140 mahasiswa melalui jalur SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri UM.

Dukungan fasilitas pembelajaran juga terus diperkuat, termasuk laboratorium komputer di Departemen Matematika untuk praktikum komputasi, pembelajaran dasar pemrograman, hingga komputasi aktuaria.

Dengan kurikulum yang adaptif, fokus kajian yang khas, serta dukungan kerja sama nasional dan internasional, Prodi S1 Sains Aktuaria FMIPA UM diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten dalam manajemen risiko dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis.(Djoko W)