Gotong Royong Jadi Kekuatan, Kopwan SBW Tebar Kepedulian lewat 13 Hewan Qurban

Malangpariwara.com – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Keluarga Besar Koperasi Wanita (Kopwan) Setia Budi Wanita (SBW) Malang dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Melalui gerakan gotong royong para anggota, Kopwan SBW menyalurkan 13 ekor kambing kurban kepada masyarakat dan sejumlah panti asuhan di wilayah Malang Raya.

Penyaluran hewan kurban dilakukan secara simbolis di kantor pusat Kopwan SBW, Selasa (26/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi tahunan koperasi yang terus dijaga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Ketua Kopwan SBW, Sri Untari Bisowarno mengatakan, seluruh hewan kurban berasal dari kontribusi sukarela para anggota koperasi yang dihimpun melalui semangat kebersamaan dan solidaritas antar anggota.

“Alhamdulillah, dari gotong royong seluruh anggota berhasil terkumpul dana sekitar Rp 41 juta yang kemudian diwujudkan menjadi 13 ekor kambing kurban,” ujarnya.

Hewan kurban tersebut didistribusikan ke sejumlah kawasan di sekitar lingkungan SBW, seperti wilayah Raden Intan dan Trunojoyo, serta disalurkan ke beberapa panti asuhan di Malang Raya.

Sebagian lainnya juga dititipkan melalui jaringan anggota koperasi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Sri Untari, kurban bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Ia menilai, masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Melalui kurban ini kami ingin berbagi kebahagiaan. Bisa jadi ada masyarakat yang jarang menikmati daging dalam kesehariannya. Karena itu, kurban menjadi bentuk kepedulian nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Legislator DPRD Jawa Timur tersebut juga mengajak seluruh anggota koperasi untuk terus menjaga tradisi gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama Kopwan SBW.

Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh sehingga pada tahun-tahun mendatang jumlah hewan kurban yang disalurkan semakin bertambah.

Selain sebagai bentuk ibadah, lanjutnya, momentum Idul Adha juga menjadi pengingat penting tentang nilai keikhlasan dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.

“Semoga seluruh pengorbanan dan keikhlasan keluarga besar SBW diterima Allah SWT. Nilai utama dari kurban adalah ketulusan, kepedulian, dan kesediaan berbagi kepada sesama,” tuturnya.

Tradisi kurban yang terus dijaga Kopwan SBW ini sekaligus menunjukkan bahwa koperasi tidak hanya berperan dalam penguatan ekonomi anggota, tetapi juga hadir sebagai lembaga sosial yang aktif membangun kepedulian di tengah masyarakat.(Djoko W)