Malangpariwara.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-62, HM Mujiono SIP, M.Pd., CMe memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat konsolidasi politik bersama para pendukung di Kabupaten Malang.
Setelah sebelumnya bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, keluarga besar TNI, dan kader PAN di Kota Malang, kini ia menyapa ratusan relawan di Kecamatan Ngantang dan Kasembon, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menjaga soliditas jaringan yang telah terbentuk sejak Pemilu 2024 sekaligus menggalang dukungan baru sebagai persiapan menghadapi Pemilu Legislatif 2029.
Dalam pertemuan tersebut, HM Mujiono juga menyerahkan bingkisan kepada para kader, relawan, dan tim pemenangan sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas mereka selama ini.
Agenda pertama berlangsung di Kecamatan Ngantang pada pukul 15.00 WIB, disusul pertemuan di Kecamatan Kasembon sekitar pukul 16.30 WIB.
Dari target 300 peserta di Ngantang dan 200 peserta di Kasembon, tercatat sebanyak 258 orang hadir di Ngantang dan 170 orang di Kasembon.
“Yang hadir di Ngantang sebanyak 258 orang, sedangkan di Kasembon 170 orang,” ujar HM Mujiono.
Ia menjelaskan, mayoritas peserta merupakan kader dan relawan yang telah mendukungnya pada Pemilu 2024. Namun, sejumlah wajah baru juga mulai bergabung untuk memperkuat barisan menuju kontestasi politik lima tahun mendatang.
Menurut HM Mujiono, konsolidasi terus dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah Malang Raya. Setelah menggelar kegiatan di kampung halamannya di Pajaran, Kecamatan Poncokusumo, serta Kota Malang, agenda silaturahmi kemudian dilanjutkan ke Ngantang dan Kasembon.
“Kami terus bergerak menjaga komunikasi dengan seluruh kader dan relawan. Alhamdulillah sampai hari ini masih diberi kesehatan sehingga bisa terus bersilaturahmi dengan masyarakat,” katanya.
Mantan calon legislatif DPR RI itu mengaku optimistis menghadapi Pemilu 2029. Pengalaman pada kontestasi sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk menyusun strategi yang dinilai lebih efektif.
Ia menilai basis dukungan di Malang Raya cukup potensial dan perlu terus diperkuat melalui kerja organisasi hingga tingkat bawah.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, HM Mujiono menargetkan terbentuknya sedikitnya 15 ribu kader dan tim pemenangan di Malang Raya.
Dengan asumsi setiap kader mampu mengajak sepuluh pemilih, ia memperkirakan potensi dukungan dapat mencapai sekitar 150 ribu suara.
“Target kami membangun jaringan kader yang lebih kuat. Kalau setiap kader membawa sepuluh pendukung, tentu menjadi modal besar menghadapi 2029,” ujarnya.
Selain mengandalkan jaringan kader politik, HM Mujiono juga mengaku terus menjalin komunikasi dengan keluarga besar TNI. Sebagai Ketua HIPAKAD Jawa Timur, ia menyebut hubungan dengan para purnawirawan dan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) selama ini terjalin dengan baik.
Ia berharap silaturahmi yang terus dibangun mampu memperkuat dukungan masyarakat sekaligus menjadi fondasi perjuangan politik pada Pemilu 2029.
Melalui rangkaian kegiatan Harlah ke-62 ini, HM Mujiono menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga komunikasi dengan relawan, serta memperluas jaringan pendukung sebagai bekal menghadapi kontestasi politik mendatang.(Djoko W)






