MALANG, MALANGPARIWARA.COM – SMAN 6 Kota Malang kembali memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi melalui Program Asistensi Mengajar (AM) Universitas Malang (UM). Sebanyak 17 mahasiswa UM diterima untuk mengikuti program yang berlangsung mulai 19 Agustus hingga 12 Desember 2026.
Penerimaan mahasiswa dilaksanakan di Meeting Room SMAN 6 Kota Malang, Rabu (19/8/2026).
Rombongan mahasiswa didampingi dosen pembimbing UM, Agung Wibowo, M.Pd., serta Ketua Mahasiswa Asistensi Mengajar UM di SMAN 6 Kota Malang, Alvin Baitis Salam.
Kedatangan mereka disambut Kepala SMAN 6 Kota Malang, Ernawati, bersama jajaran manajemen sekolah.
Ke-17 mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah program studi. Rinciannya, tiga mahasiswa dari Biologi, empat mahasiswa Geografi, empat mahasiswa Sosiologi, tiga mahasiswa Fisika, dan tiga mahasiswa Kimia.
Selama kurang lebih empat bulan, para mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.
Mereka mendampingi guru, mengajar di kelas di bawah bimbingan guru pamong, serta ikut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sekolah.

Tidak hanya menjalankan praktik mengajar, mahasiswa juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Kehadiran mereka sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan pedagogis dan memahami dinamika pembelajaran secara langsung di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 6 Kota Malang, Ernawati, menyambut positif pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun budaya belajar yang terbuka terhadap inovasi dan perkembangan pendidikan.
“Kami menyambut dengan penuh antusias kehadiran mahasiswa Asistensi Mengajar Universitas Malang. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik bagi mahasiswa sebagai calon pendidik maupun bagi sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang semakin inovatif dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Program Asistensi Mengajar tersebut tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktik di lapangan.
Lebih dari itu, kolaborasi SMAN 6 Kota Malang dan UM menjadi wadah pertukaran pengalaman, pengembangan kreativitas pembelajaran, sekaligus penguatan kompetensi antara calon pendidik dan tenaga pendidik di sekolah.
Dengan program yang berlangsung hingga 12 Desember 2026, SMAN 6 Kota Malang berharap kehadiran mahasiswa UM dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran dan kegiatan sekolah.
Kerja sama tersebut juga diharapkan terus berkembang sehingga mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. (Djoko W)






