MALANGPARIWARA.COM – Kreativitas mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali melahirkan karya digital. Tim Metaverse Teknik Informatika ITN Malang resmi meluncurkan “Morveil: The Veil of Truth”, game horor berbasis Roblox yang menggabungkan konsep permainan kooperatif, 3D, dan virtual reality.
Game tersebut diperkenalkan dalam agenda Abhyasa Student Talk pada rangkaian Gigantik 2026 di Aula Kampus 1 ITN Malang, Senin (1/9/2026).
Peluncuran ini sekaligus menjadi panggung bagi mahasiswa untuk menunjukkan bahwa kreativitas teknologi dapat dikembangkan sejak bangku kuliah.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., mengapresiasi karya tersebut. Menurutnya, Morveil menjadi bukti potensi mahasiswa, khususnya di bidang Teknik Informatika, dalam mengembangkan teknologi metaverse dan virtual reality.
“Teman-teman Metaverse membutuhkan waktu tiga bulan untuk membangun game ini, mulai dari skenario, 3D model dan berbagai elemen lainnya. Ini merupakan game interaktif pertama berbasis 3D dan Virtual Reality buatan mahasiswa,” ujar Awan.
Ia mengaku mengikuti langsung proses pengembangan Morveil, termasuk pembuatan karakter, model 3D hingga penyusunan skenario. Awan juga mengapresiasi pendampingan dosen Marcellino Sandro Mahardika, S.Ds., M.Ds. dalam proses tersebut.
Empat Mahasiswa, Satu Misteri
Morveil menawarkan pengalaman berbeda dengan mengambil latar yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Game ini dimainkan oleh empat pemain secara kooperatif, dengan masing-masing karakter berasal dari latar program studi berbeda.
Ketua Tim Metaverse ITN Malang, Muhamad Dimas Juliansyah, mengatakan ide tersebut muncul dari tren game horor di Roblox yang tengah diminati pengguna.
“Kami melihat game genre horor di Roblox sedang ramai. Kami mencoba menangkap tren itu dengan konsep berbeda. Game ini wajib dimainkan empat player secara kooperatif,” kata Dimas.
Cerita Morveil berpusat pada empat mahasiswa dari Teknik Kimia, Teknik Informatika, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Keempatnya memiliki keterkaitan dengan masa lalu di sebuah sekolah dan kembali ke tempat tersebut untuk mengungkap misteri kejadian yang pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya.
Dalam bagian prolog, pemain juga diajak menjelajahi lingkungan Kampus 2 ITN Malang. Setiap karakter digambarkan menjalani aktivitas sesuai bidang studinya, mulai dari mahasiswa Informatika yang melakukan coding hingga mahasiswa Kimia yang beraktivitas di laboratorium.
Selain Morveil, Tim Metaverse juga mengembangkan map “ITN Kampus 2 [REMAKE]” di platform Roblox.
Digarap 20 Mahasiswa Selama Tiga Bulan
Morveil dikerjakan selama sekitar tiga bulan dengan melibatkan 20 mahasiswa. Tim dibagi ke dalam sejumlah bidang, antara lain immersive engineering dan digital marketing.
Proses produksinya mencakup concept art, 3D modeling, programming, UI/UX, animasi, hingga pengembangan elemen audio dan visual.
Antusiasme mahasiswa baru terlihat saat cuplikan gameplay diputar dalam Abhyasa Student Talk. Sejumlah jumpscare dan visual horor yang ditampilkan bahkan memancing jeritan kaget mahasiswa baru Abhyasa 57.
Game Morveil terdiri atas empat chapter dengan estimasi waktu bermain sekitar satu hingga dua jam dan telah dapat dimainkan publik melalui platform Roblox.
Dimas berharap karya tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mendorong mahasiswa baru ITN Malang berani mengembangkan karya dan masuk ke ekosistem organisasi maupun inovasi kampus.
“Kami berharap game ini ramai dimainkan sekaligus memberi inspirasi kepada adik-adik mahasiswa baru untuk berani berkarya dan bergabung dalam organisasi kampus,” pungkasnya.(Djoko W)






