Malangpariwara.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali melakukan penyegaran struktur organisasi melalui pelantikan sejumlah pejabat baru pada Senin (02/03/2026).
Prosesi yang digelar di Aula Graha Rektorat lantai 9 tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Rektor hingga para Wakil Rektor.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis UM dalam memperkuat tata kelola kelembagaan. Juga meningkatkan mutu akademik dan mengoptimalkan pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat.
Pejabat Baru Terlantik
Beberapa pejabat yang resmi dilantik antara lain Prof. Dr.Eng. Ir. Siti Sendari, S.T., M.T. sebagai Direktur Kemahasiswaan dan Alumni. Serta Dr. Ir. Triyanna Widiyaningtyas, M.T. sebagai Wakil Dekan I Fakultas Teknik.
Di lingkungan Fakultas Psikologi, Ninik Setiyowati, S.Psi., M.Psi., Ph.D dipercaya memimpin Program Studi S2 Psikologi. Sekaligus merangkap Ketua Program Studi S3 Psikologi Pendidikan dan Ketua Departemen Psikologi.
Sementara itu, Dr. Anjarie Dharmastuti, S.Psi., M.Sc. diangkat sebagai Ketua Program Studi S1 Psikologi.
Pada Fakultas Sastra, Dr. M. Kharis, S.Pd., M.Hum resmi menjabat sebagai Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Jerman.
Penguatan juga dilakukan pada Direktorat Perencanaan, Data dan Informasi, Pemeringkatan, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama melalui penunjukan sejumlah kepala subdirektorat.
Termasuk bidang Perencanaan, Data dan Informasi, Pemeringkatan, serta Humas dan Kerja Sama.
Di Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Rully Aprilia Zandra, S.Pd., M.Pd., M.Sn. dipercaya sebagai Kepala Sub Direktorat Minat, Bakat, dan Penalaran.
Sementara itu, Direktorat Inovasi turut diperkuat dengan pelantikan Dr. Citra Kurniawan, S.T., M.M. sebagai Kepala Divisi Pusat Unggulan IPTEKS Disruptive Learning Innovation (DLI).
Perlu dan Pentingnya Struktur Kerja yang Terukur

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd.., dalam sambutannya menegaskan pentingnya disiplin tata kelola, penerapan parameter kinerja yang terukur, serta budaya organisasi yang saling menghormati.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi dalam mempercepat pengembangan fasilitas pembelajaran sekaligus memperkuat layanan publik kampus.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas bidang agar setiap kebijakan dapat dieksekusi secara efektif.
Kurangnya komunikasi dan sinkronisasi kerap menjadi hambatan dalam realisasi program, sehingga konsistensi koordinasi dari tahap perencanaan hingga implementasi mutlak diperlukan.
Selain itu, Rektor menekankan pentingnya membangun budaya apresiasi yang adil di lingkungan kerja.
Pegawai yang telah menuntaskan tanggung jawabnya perlu diberikan penghargaan. Sedangkan mereka yang masih tertinggal harus didampingi dan dimotivasi untuk meningkatkan kualitas kinerja.
Pelantikan ditutup dengan sesi ramah tamah dan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Melalui penguatan struktur dan sinergi kelembagaan ini, UM diharapkan semakin kokoh dalam meningkatkan kontribusi dan reputasinya, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Djoko W)






