Wahyu Hidayat Bangga Malang Edu Fest 2026 Jadi Ajang Lahirkan Generasi Emas Indonesia

Malangpariwara.com – Institut Teknologi Nasional Malang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kampus yang aktif membangun iklim kompetisi akademik nasional melalui gelaran Malang Edu Fest 2026.

Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan yang digelar di Kampus 1 ITN Malang, Minggu (24/05/2026), ini menjelma menjadi ruang temu antara dunia pendidikan, industri kreativitas akademik, dan semangat pengembangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia tampak memadati area kampus sejak pagi.

Mereka merupakan para finalis terbaik yang berhasil lolos dari proses seleksi ketat.

Dari sekitar 7.000 peserta yang mengikuti tahapan awal secara nasional, hanya sekitar 600 peserta yang berhak tampil di babak final.

Kehadiran Wahyu Hidayat menjadi perhatian tersendiri dalam gelaran tersebut.

Bukan hanya karena statusnya sebagai Wali Kota Malang, tetapi juga karena ia merupakan alumni Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang.

Kehadirannya dianggap sebagai simbol keberhasilan kampus dalam melahirkan sumber daya manusia yang mampu berkiprah di tingkat pemerintahan.

Walikota Malang Wahyu Hidayat (ist)

Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menilai Malang Edu Fest 2026 bukan hanya sekadar perlombaan akademik, tetapi juga bagian dari pembangunan ekosistem pendidikan yang sehat dan kompetitif di Kota Malang.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan, komunitas akademik, alumni, hingga pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam membangun kualitas generasi muda.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Terlebih, momentum pelaksanaan dinilai selaras dengan semangat Hari Pendidikan Nasional yang mendorong lahirnya ruang-ruang pembelajaran kreatif dan inovatif bagi pelajar Indonesia.

Wahyu juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Baginya, kompetisi merupakan sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, mental tangguh, hingga sportivitas yang akan sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.

Suasana semakin meriah ketika pihak kampus memberikan kejutan khusus bagi para finalis. Wakil Rektor III ITN Malang, Hardianto, menyampaikan bahwa peserta berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan di ITN Malang akan memperoleh potongan biaya masuk hingga 50 persen.

Kebijakan tersebut disambut antusias para peserta dan pendamping. Banyak siswa terlihat langsung mencari informasi mengenai program studi unggulan yang tersedia di ITN Malang, terutama bidang teknologi dan rekayasa.

Menurut Hardianto, penghargaan itu merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung lahirnya generasi unggul berbasis prestasi.

Ia menegaskan bahwa ITN Malang ingin membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi siswa-siswa potensial dari seluruh Indonesia.

Malang Edu Fest 2026 sendiri menjadi proyek kolaborasi besar antara Global Youth and Peace Education Movement dan PT Riset Juara Abadi.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari ITN Malang, Ikatan Alumni ITN Malang, serta Pemerintah Kota Malang.

Dua kompetisi utama menjadi daya tarik utama dalam festival pendidikan ini, yakni Hardiknas Olympiad Batch 4 yang mencakup bidang sains dan sosial untuk jenjang SMP hingga mahasiswa, serta Naturaco Essay Competition Batch 2 yang menguji kemampuan analisis dan gagasan kritis peserta.

Selain atmosfer kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ajang jejaring akademik nasional. Para peserta tidak hanya bertanding, tetapi juga saling bertukar ide, pengalaman, hingga membangun relasi lintas daerah.

Sekretaris Jenderal IKA ITN Malang, Rina Soewarli, mengungkapkan bahwa kualitas peserta tahun ini sangat kompetitif. Bahkan, tim juri mengalami kesulitan menentukan pemenang karena kemampuan para finalis dinilai merata.

Menurutnya, seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap final merupakan talenta terbaik yang patut diapresiasi.

Ia juga menilai kolaborasi antara komunitas pendidikan, lembaga riset, dan alumni kampus menjadi langkah strategis dalam memperkuat citra ITN Malang sebagai kampus yang aktif melahirkan ruang pengembangan prestasi generasi muda.

Melalui Malang Edu Fest 2026, ITN Malang tidak hanya menghadirkan kompetisi akademik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana perguruan tinggi dapat menjadi pusat kolaborasi, inovasi, dan pembinaan karakter bagi calon pemimpin masa depan Indonesia.(Djoko W)