Malangpariwara.com – Kota Malang kembali dipercaya menjadi pusat pelaksanaan agenda nasional.

Kali ini, Alun-alun Merdeka menjadi lokasi pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang melibatkan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari seluruh Indonesia, Jumat (10/7/2026).
Gerakan yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi penegasan peran strategis Satpol PP dan Satlinmas sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Drs. Safrizal, Z.A., M.Si, menegaskan bahwa Satpol PP dan Satlinmas harus menjadi contoh nyata dalam menjaga kebersihan sekaligus menciptakan ketertiban di tengah masyarakat.
Menurutnya, tugas aparat penegak peraturan daerah tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui pendekatan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Termasuk dalam penataan pedagang kaki lima, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” tegas Safrizal.
Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan implementasi dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 600.11/889/SJ yang menjadi pedoman seluruh pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, tertib, dan indah.
Safrizal menjelaskan, implementasi gerakan tersebut akan dipantau serta dievaluasi secara berkala.
Pemerintah pusat juga akan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan komitmen dan hasil terbaik dalam menjalankan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Gerakan Aksi Indonesia ASRI sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat Satpol PP dan Satlinmas hingga partisipasi aktif masyarakat.
Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI diikuti ratusan personel Satpol PP dan Satlinmas dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain peserta yang hadir langsung di Kota Malang, kegiatan juga diikuti secara daring oleh jajaran Satpol PP dan Satlinmas di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Malang sebagai tuan rumah pencanangan gerakan nasional tersebut.
Ia menilai, Gerakan Aksi Indonesia ASRI sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam menghadirkan ruang kota yang aman, bersih, sehat, hijau, dan nyaman melalui penguatan peran Satpol PP serta Satlinmas.
“Keberhasilan membangun kota yang nyaman harus lahir dari kolaborasi seluruh unsur masyarakat,” ujar Wahyu.
Menurutnya, semangat Gerakan Aksi Indonesia ASRI juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Menuju Malang Mbois dan Berkelas, terutama melalui pembangunan lingkungan perkotaan yang tertata, berkelanjutan, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
“Mari bersama kita wujudkan lingkungan yang lebih bersih, hijau, dan nyaman untuk semua,” tandasnya.
Sebelum pencanangan resmi dilakukan, kegiatan diawali dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris, disusul penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa e-bike gerobak sampah sebagai dukungan terhadap pengelolaan kebersihan lingkungan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan aksi bersih-bersih di kawasan Masjid Jami’ dan Alun-alun Merdeka Kota Malang.
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA bersama Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, didampingi jajaran pemerintah daerah serta para peserta dari berbagai daerah.
Melalui pencanangan ini, Pemerintah berharap Gerakan Aksi Indonesia ASRI tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu membangun budaya hidup bersih, tertib, dan peduli lingkungan di seluruh daerah di Indonesia.(Djoko W)








