Senin, 6 Juni 2022
Malangpariwara.com – Program sekolah menengah atas negeri 01 Dampit mengikuti program double track yang digagas dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi pengangguran dan mencetak siswa menjadi wiraswasta muda berbakat.
Anny Saulina, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur menjelaskan, Pengertian SMA double track Sekolah Menengah Atas Double Track (SMA DT) adalah SMA yang melaksanakan Kegiatan KBM Reguler dan menyelenggarakan Kegiatan Pembekalan Keterampilan secara berdampingan dengan memanfaatkan kearifan lokal secara intensif pada kelas XI selama satu tahun.
KBM double track ini dilaksanakan diluar jam pelajaran dan bersertifikat serta pelaksanannya berdampingan antara formal dan non formal sehingga ketika lulus siswa tersebut mempunyai 2 sertifikat, yaitu sertifikat kelulusan dan sertifikat keahlian.
Program SMA double track, sebuah inovasi pembelajaran yang dikhususkan bagi siswa SMA yang berencana tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar tetap mampu bekerja atau berwirausaha, sehingga mereka tidak berpotensi menjadi pengangguran.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui Badan Pengembangan dan Pengelola Usaha (BPPU) ITS dalam bidang pengembangan SDM untuk pelaksanaan program SMA double track di Jawa Timur.
“Tahun Pertama pelaksanaan program SMA double track lebih dititik beratkan pada penyusunan kurikulum, bahan ajar/modul, pelatihan trainer untuk sekolah dan pelatihan siswa,” ujarnya.
Hari Kusrini, Kepala sekolah menengah atas negeri 1 Dampit mengatakan, tujuan pembelajaran Double track memberikan ketrampilan kepada siswa dan menambah pengetahuan akademik secara non formal .
“Peserta program Double Track mendapatkan sertifikat sebagai bekal apabila tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, “ujarnya.
Kebetulan SMAN 1 Dampit yang dibawah naungan dinas Pendidikan propinsi Jawa Timur mendapatkan jatah dua jurusan yakni tata boga dan Multimedia atau design grafis dengan kuota 30 siswa, apabila ingin menambah kuota lembaga terkait membiaya sendiri dalam program ini istilahnya Double Track mandiri.
Pihaknya bersama Tim melakukan discusi panjang untuk mendapatkan sebuah ide yang bisa menjual kearifan lokal Kecamatan Dampit dan bisa menjadi branded Dampit.
” Kami menemukan sebuah hasil tanaman pertanian dan melegenda yakni kopi, kami masih harus bekerja keras, agar ada sebuah produknya yang mudah dikenal, maka ditemukan makanan kering dengan beraroma kopi sebagai ciri khas Dampit, “tegasnya.
Double track di SMA Negeri 1 Dampit ini merupakan salah satu program yang dapat membawa siswa mempunyai jiwa kewirausahaan dan jiwa enterpreneur dimasa mendatang.
Kegiatan Double track ini menumbuhkan kembangkan kepada siswa mempunyai jiwa kreatif dan berfikir inovatif terutama dalam berkarya untuk mengembangkan usahanya.
Siswa bisa membuat pengadministrasian suatu pembukuan dalam usaha, mendorong siswa berfikir dalam mendapatkan keuntungan dari usahanya, memberikan kesempatan kepada siswa untuk terjun langsung masuk di dunia usaha dan dunia industri, sehingga siswa mengetahui bagaimana cara berproduksi, pengemasan produksi serta sampai cara memasarkan suatu produksi, terutama pada masa pandemi seperti sekarang ini.
Double track SMA Negeri 1 Dampit juga menggandeng beberapa dunia usaha dan dunia Industri (DUDI) yang ada hubungannya dengan beberapa program yang ada .
SMA Negeri 1 Dampit merupakan satu-satunya sekolah SMA yang saat ini mengikuti program BKK. Dengan harapan melalui program ini bisa menyalurkan tenaga kerja siswa SMA yang sudah dilatih pada kegiatan SMA double track tersebut.
Zuchriyatus Sa’adah pembina Tata Boga SMAN 1 Dampit menambahkan, bahwa anak anak yang mengikuti program double track dikasih ketrampilan membuat masakan Indonesia dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal.
” Kami akahirnya membuat kue kering dengan menggunakan potensi Dampit seperti Kopi, kue – Kuenya semua beraroma kopi, menemukan idenya perlu waktu cukup panjang, ” ujarnya.
Kendala yang dihadapi dalam menemukan ide perlu waktu cukup lama dan melakukan observasi agar produknya ini bisa mengangkat nama SMAN Dampit, salah satunya dengan memanfaatkan keterkenalan Dampit dengan hasil pertanian Kopi.
Hasil karya siswa SMAN 1 Dampit dari program double track jurusan tata Boga yang cukup ternama dengan membuat kue kering dengan aroma kopi ada empat varian antara lain: Thumbprint Kopi, Semprit Cappuccino, Kukis Bui Kopi dan Nastar Selimut yang dimasukan dalam Toples dengan memakai ornaments dari kayu yang dibuat siswa jurusan double track multimedia dengan bahan triplek sehingga menambah nilai jual lebih elegant.(Yono)






