Malangpariwara.com.- Semangat memperkokoh persatuan dan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan mewarnai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Balai Kota Malang, Senin (1/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, termasuk Komandan Kodim (Dandim) 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis.
Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.
Momentum peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, yang menegaskan pentingnya Pancasila sebagai perekat keberagaman bangsa Indonesia sekaligus sumber inspirasi dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan harmonis di tingkat global.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Malang membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman hidup bangsa yang harus terus diaktualisasikan dalam berbagai aspek kehidupan, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.
Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Dedy Azis menegaskan bahwa Pancasila merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa yang dimiliki Indonesia dapat tetap terjaga karena dipersatukan oleh nilai-nilai luhur Pancasila.
“Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini mengingatkan kita bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan bagi bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki makna universal sebagai fondasi perdamaian dunia,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan profesi masing-masing.
Menurut Letkol Inf Dedy Azis. pengamalan Pancasila yang nyata menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persaudaraan, serta menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di era globalisasi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anak bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendiri bangsa.
Dengan semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan yang terkandung dalam Pancasila, Indonesia diharapkan mampu terus menjadi bangsa yang kuat, berdaulat, dan berkontribusi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
Melalui peringatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Pancasila semakin meningkat, sehingga nilai-nilai kebangsaan dapat terus hidup dan menjadi pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang rukun, adil, serta sejahtera.(Djoko W)






