Mahasiswa Biologi UB Jualan 30 Produk Inovatif di Friday Market

Malangpariwara.com – Laboratorium berubah jadi pasar. Sebanyak 30 produk inovatif hasil proyek mahasiswa dan 4 produk unggulan Departemen Biologi Universitas Brawijaya dipamerkan langsung ke konsumen lewat “Entrepreneurship Expo and Friday Market 2026”.

Acara perdana ini digelar di Gedung Biologi FSTeM, Jumat 5 Juni 2026, pagi hingga siang.

Mahasiswa tidak cuma bikin proposal. Mereka benar-benar produksi, jualan, dan hadapi konsumen nyata.(Ist)

Kegiatan ini jadi luaran mata kuliah Kewirausahaan. Bedanya, mahasiswa tidak cuma bikin proposal. Mereka benar-benar produksi, jualan, dan hadapi konsumen nyata. Tujuannya satu: mengasah mental wirausaha sejak bangku kuliah.

Ketua Departemen Biologi UB Yoga Dwi Jatmiko, http://S.Si., http://M.App.Sc., Ph.D, yang membuka acara, mengapresiasi kreativitas mahasiswa.

“Ini penting sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan industri. Dari sini mereka belajar bahwa ide bagus harus diuji di pasar,” ujarnya saat sambutan.

*Dari Pangan Hingga Inovasi Berbasis Biologi*

Stan mahasiswa dihias dengan layout khas masing-masing tim. Produk yang dipamerkan beragam: makanan olahan, kerajinan tangan, hingga inovasi berbasis biologi.

Saat Friday Market berlangsung, mahasiswa tidak hanya menawarkan dagangan. Mereka pitching ide, menjelaskan nilai tambah produk, sekaligus mencatat feedback konsumen sebagai bahan riset pasar.

Interaksi berlangsung cair. Pengunjung yang datang dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan FSTeM dan UB langsung mencicipi, bertanya, dan memberi masukan. Antusiasme tinggi terlihat sejak stan dibuka.

*Apresiasi untuk Proposal dan Performa Terbaik*

Sebelum pameran, panitia lebih dulu mengumumkan pemenang simulasi kompetisi proposal bisnis. Gift diserahkan Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan Eko Suyanto, http://S.Si.,M.Sc.,Ph.D, untuk tim dengan proposal dan pitching ide terbaik.

Menjelang penutupan, penghargaan lagi-lagi diberikan Ketua Departemen Biologi. Kali ini untuk tim dengan capaian terbaik selama expo. Kriterianya ketat: kreativitas, inovasi, kualitas produk, strategi pemasaran, sampai performa saat melayani pembeli.

“Harapannya kegiatan ini jadi agenda rutin. Kampus harus jadi tempat lahirnya wirausahawan muda yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing,” kata Yoga Dwi Jatmiko menutup acara.

Lewat Friday Market, Departemen Biologi UB membuktikan: teori kewirausahaan paling cepat nyantol kalau langsung dicoba jualan. Dari kelas ke pasar, dari proposal ke profit.(Djoko W)