Malangpariwara.com – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatat prestasi di tingkat internasional.
Sebanyak 21 dosen dan peneliti UM berhasil masuk dalam daftar World’s Top 5% Scientists 2026 versi SciRank Global, lembaga pemeringkat independen yang menilai produktivitas, kualitas, dan dampak publikasi ilmiah para peneliti dunia.

Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi bukti semakin kuatnya reputasi riset UM di tingkat global.
Prestasi ini juga menegaskan transformasi UM sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga berkembang sebagai universitas riset.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., mengapresiasi para dosen yang berhasil masuk dalam daftar ilmuwan terbaik dunia tersebut.
Menurutnya, penghargaan itu diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya budaya menulis dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada kolega yang memiliki prestasi di atas rata-rata. Harapannya, capaian ini menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasi,” ujarnya.
Hariyono menambahkan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya akademik yang lebih produktif.
Ia berharap semangat menghasilkan karya ilmiah juga menular kepada mahasiswa sehingga tradisi riset terus berkembang di UM.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, Prof. Aji Prasetya Wibawa, S.T., M.MT., Ph.D., mengatakan pengakuan internasional tersebut merupakan awal untuk terus meningkatkan kualitas riset.
“Pengakuan dunia bukanlah garis akhir, melainkan titik awal. Tantangannya adalah mempertahankan sekaligus menambah jumlah ilmuwan UM yang mampu bersaing di tingkat global,” katanya.
Menurutnya, peningkatan jumlah ilmuwan UM dalam pemeringkatan SciRank merupakan hasil penguatan ekosistem riset melalui kolaborasi internasional, peningkatan kualitas publikasi bereputasi, dukungan pendanaan penelitian, serta pengembangan laboratorium dan pusat riset unggulan.
Sementara itu, Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Markus Diantoro, M.Si., menilai capaian tersebut akan semakin memperkuat kepercayaan mitra internasional, membuka peluang kolaborasi riset, serta meningkatkan daya tarik UM bagi calon mahasiswa.
Ia menegaskan, para dosen yang masuk dalam jajaran ilmuwan terbaik dunia diharapkan menjadi motor penggerak budaya riset dengan membimbing dosen muda dan mahasiswa agar produktif menghasilkan publikasi bereputasi internasional.
Masuknya 21 dosen UM dalam kelompok lima persen ilmuwan terbaik dunia menunjukkan meningkatnya kualitas publikasi ilmiah, kolaborasi riset internasional, dan kontribusi keilmuan yang dihasilkan sivitas akademika UM.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat optimisme UM untuk terus meningkatkan reputasi sebagai research university yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menuju Indonesia Emas 2045.(Djoko W)








